Monday, 30 December 2013

Investasi Saham

Mulai 6 Januari 2014, Bursa Efek Indonesia merilis kebijakan baru berupa perubahan ukuran lot saham, dari yang tadinya 500 saham per lot akan menjadi 100 saham per lot saja. Tujuan perubahan ini untuk meningkatkan likuiditas pasar modal Indonesia.

Maksudnya, dengan kebijakan baru ini dana yang diperlukan investor untuk mulai berinvestasi dalam instrumen saham akan lebih sedikit, sehingga diharapkan dapat meningkatkan jumlah investor domestik. Tak hanya itu, karena akan berlaku pula perubahan fraksi harga saham.

Lalu, apa arti perubahan jumlah lot saham untuk investor saham retail pemula?

Saat ini kebanyakan perusahaan sekuritas tidak lagi mematok jumlah yang besar untuk membuka akun, di mana setoran awal hanya sebesar Rp200 ribu hingga lima juta rupiah. Tetapi, untuk mulai membeli saham, apakah jumlah itu cukup memadai?

Di dalam bursa Indonesia cukup banyak saham yang nilainya di bawah Rp500 per saham. Bahkan saham-saham dengan harga Rp50 juga banyak. Dengan harga saham yang rendah, maka hanya diperlukan dana sejumlah Rp25 ribu hingga Rp250 ribu untuk membeli 1 lot nya.

Tetapi, menjadi investor saham haruslah cerdas. Pemilihan saham yang akan dikoleksi seharusnya tidak hanya mempertimbangkan harga saham yang murah, melainkan prospek kenaikan harga dan pembagian devidennya kelak. Saham dari perusahaan yang sehat akan jauh lebih mungkin membawa keuntungan, dibanding saham murah dari perusahaan yang kondisi fundamentalnya buruk.

Untuk dapat mengakses saham-saham blue chip biasanya diperlukan dana yang cukup besar, karena harganya relatif lebih tinggi. Bahkan banyak saham dari perusahaan ternama yang harga per sahamnya sudah lebih dari Rp10 ribu saat ini.

Dengan perubahan peraturan jumlah lot ini, sebagai investor Anda dapat mengakses saham-saham potensial dengan dana yang relatif lebih rendah.

(Ilustrasi ini bukan merupakan rekomendasi pembelian):
Sebelum peraturan
Saham PT Unilever Tbk. Rp25.000/saham
Pembelian 1 lot (500 saham) Rp12.750.000

Setelah peraturan
Saham PT Unilever Tbk. Rp25.000/saham
Pembelian 1 lot (100 saham) Rp2.550.000

Dari ilustrasi di atas dapat Anda lihat bahwa peraturan baru tentang penurunan jumlah lot ini membuat investasi saham semakin murah.

Jadi, tunggu apa lagi. Mulailah investasi dan milikilah saham sebagai salah satu aset dalam portofolio investasi Anda. Jangan lupa, dalam perencanaan keuangan, saham termasuk investasi yang prospektif untuk jangka panjang dengan potensi return yang tinggi, namun juga memiliki tingkat risiko yang tinggi pula, alias high risk, high return.

No comments:

Post a Comment