Sunday, 19 January 2014

Bisnis Bersama Teman


Berbisnis tentu takkan terlepas dari kepercayaan. Kepercayaan yang bisa dibangun oleh dua orang – atau lebih – yang memiliki kesamaan cara pandang, ide, serta saling melengkapi kekurangan dan kelemahan masing-masing, dan kepercayaan itu sendiri.

Sayangnya, yang seringkali terjadi adalah kepercayaan masing-masing partner bisnis di kemudian hari bakalan semakin menipis, bahkan hilang sama sekali. Umumnya hal itu terjadi karena ego masing-masing pihak, serta lalai membuat aturan main bersama sejak awal bisnis dibangun. Akibatnya, bisnis hancur, dan karyawan yang menggantungkan diripada perusahaan, terpaksa kehilangan pekerjaan.

Simak berbagai tip berikut agar berbisnis dengan teman sebagai partner bisnis bisa langgeng dan dapat semakin maju:

Bicarakan sejak awal. Salah satu kesalahan dalam berbisnis bersama teman adalah prinsip kumaha engke alias bagaimana nantinya saja. Padahal, membicarakan banyak hal sejak awal adalah kunci agar masing-masing pihak mengetahui rambu-rambu yang telah ditetapkan bersama.

Permodalan. Hal ini tentu hal penting. Tapi yang tak kalah penting adalah bagaimana cara modal itu akan dikumpulkan. Pertanyaan ini berhubungan dengan soal pembagian keuntungan di kemudian hari, tata cara pembelian saham perusahaan, dan sebagainya.

Bagi tugas. Lima orang brilian dengan ide-ide cemerlang, bekerja di satu bidang, tentu bukan langkah pintar. Sejak awal harus ditentukan fungsi masing-masing orang sesuai dengan kompetensi, atau tantang partner bisnis untuk belajar hal baru yang dapat mendukung bisnis baru tersebut, sehingga masing-masing partner punya learning curve yang sedikit banyak sama.

Tenaga ahli. Kalau langkah di atas tidak berhasil, tak ada salahnya untuk merekrut tenaga ahli. Yang terpenting adalah membangun sistem pelaporan dan pengawasan untuk mencegah manipulasi di kemudian hari oleh tenaga ahli. Lebih bagus lagi kalau seiring berjalannya waktu Anda dan partner bisnis mempelajari hal itu juga.

Disiplin, Kunci Sukses Berwirausaha


Disaat berhenti para wirausaha pucat pasi, merasa seolah-olah darah mereka tercecer di sepanjang jalur roller coaster tersebut. Menegangkan, sekaligus mengasyikkan.

Nah, saking asyik berkutat sebagai pengusaha, kerap kali Anda lebih sibuk mencari uang tanpa mempedulikan hal-hal yang seharusnya Anda mulai lakukan, atau bahkan yang menjadi hak Anda. Padahal, mumpung perusahaan masih kecil, inilah saat yang tepat bagi Anda untuk berdisiplin.

Berikan upah kepada diri Anda. Nyatanya, para wirausaha cenderung mengabaikan apresiasi kepada diri sendiri dalam bentuk uang. Padahal, Anda sudah bekerja, maka Anda layak digaji. Tak usah dalam jumlah yang bombastis, namun paling tidak mencukupi kebutuhan dan gaya hidup Anda sebelum mulai berwirausaha. Targetkan kenaikan gaji Anda pula, sehingga Anda semakin bersemangat. Sebaliknya, pada saat perusahaan mendapatkan penghasilan yang besar, dengan sistem ini Anda tidak tergoda untuk menghambur-hamburkannya karena tahu ‘hak’ Anda hanyalah sebesar gaji. Ya, mungkin bisa sedikit Anda tambah dengan bonus. Tetapi intinya, menggaji diri sendiri, sekalipun itu adalah perusahaan Anda, akan mendisiplinkan Anda sebagai wirausaha.

Pisahkan uang Anda dan perusahaan. Yang kerap terjadi, para wirausaha lalai membuat sistem keuangan perusahaan. Pikir mereka, ‘Toh, usahanya masih kecil.’ Padahal, memiliki sistem keuangan sejak perusahaan masih kecil akan menumbuhkan kedisiplinan di masa mendatang. Uang perusahaan pun tak akan bercampur dengan uang pribadi, dan sebaliknya, sehingga kinerja perusahaan dapat terlihat dengan nyata. Kalaupun ada uang pribadi yang terpakai perusahaan, buat catatan dan masukkan sebagai utang perusahaan. Sebaliknya, kalau Anda yang memakai uang perusahaan, juga buat catatan dan jadikan sebagai piutang perusahaan.

Asetku, asetmu. Dalam memulai sebuah usaha, wajar saja kalau Anda menggunakan aset pribadi sebagai pendukung awal. No problem. Tetapi yang Anda harus ingat adalah Anda harus selalu membuat catatan aset, berapa pun kecilnya. Bila pada akhirnya Anda merelakan aset tersebut menjadi milik perusahaan, lakukan pembaruan pada daftar aset.

Memulai Usaha Kecil Dan Meraih Sukses


Perusahaan pemula yang berubah menjadi perusahaan sukses bernilai miliaran bahkan triliunan, dalam dunia bisnis tak bedanya dengan pemenang lotere. Meletakkan semua uang Anda dan berharap mendapatkan jackpot, Anda justru bakalan terpuruk.

Berikut 10 aturan untuk memulai usaha kecil. Daftar ini lebih untuk membuat Anda menyadari kenyataan yang ada, ketimbang gila-gilaan mengejar impian terdahsyat Anda dalam berbisnis.

Lebih realistis. Saat membuat model bisnis, coba lihat ke sekeliling dan cari contoh sukses dari model bisnis yang Anda kehendaki, lalu pelajari. Bila Anda tak dapat menemukan, entah Anda yang luar biasa jenius, atau model bisnis Anda tidak bakal berhasil di dunia nyata.

Jangan menginvestasikan uang sendiri. Karena kebanyakan bisnis adalah perjalanan yang berisiko, carilah partner. Jadi, jika semuanya tidak berjalan semua rencana, Anda tidak bakal bangkrut karena dana start-up tadi, dan tidak dikejar utang.

Perbudak diri sendiri. Jika Anda tidak bersedia bekerja keras, lembur, melupakan keuntungan pribadi dan kesehatan, maka wirausaha bukan untuk Anda. Pada awalnya, Anda pasti tidak akan mampu membayar karyawan, sekalipun karyawan yang murah. Jadi, karyawan Anda, adalah Anda sendiri.

Hargai waktu. Beri nilai uang pada waktu Anda, misalnya Rp20 ribu perjam. Ini akan membantu saat Anda harus mengambil keputusan: Bila sebuah toko mengenakan biaya Rp10 ribu untuk pengiriman setiap minggu, dan Anda membutuhkan waktu 2 jam untuk pergi ke toko tersebut sendiri, maka bayar terus ongkos kirim dari perusahaan tersebut, karena lebih murah. Ini mungkin bertentangan dengan aturan ke 3, tapi bahkan budak sekalipun juga memiliki nilai ekonomi.

Rekrut karyawan dengan baik. Tanpa memedulikan ukuran usaha Anda, pada akhirnya Anda akan merekrut karyawan dari luar. Untuk itu, lakukan proses rekrutmen dengan hati-hati, tanpa tergesa-gesa, dan perlakukan hal tersebut sepenting saat Anda memulai usaha. Sangat disayangkan sikap pemilik usaha yang punya visi untuk usahanya, tapi merekrut karyawan yang justru menghalanginya meraih visi tersebut.

Jual kelebihannya, bukan harganya. Saat Anda memulai usaha, sudah sewajarnya Anda frustasi memasarkannya.Tapi, jika Anda bersaing pada harga, Anda pada akhirnya kan menjual dengan harga pas-pasan atau bahkan di bawah modal. Kuasai keahlian berkomunikasi dengan pelanggan, untuk menjelaskan bahwa harga produk Anda lebih tinggi karena memiliki nilai yang lebih baik.

Ketahui angka dasar. Mengetahui berapa banyak uang yang Anda butuhkan untuk menjalani usaha – mulai dari sewa toko, listrik, asuransi karyawan, sampai harga tinta printer, kertas, dan pajak. Lalu bagi semua itu dengan berapa hari dalam setahun Anda akan buka, dan… itulah angka dasar – jumlah minimum pendapatan yang Anda butuhkan setiap hari. Jika Anda tidak pernah berpikir tentang angka dasar, coba pikir ulang.

Gunakan teknologi terbaru. Teknologi anyar seperti aplikasi dan penyimpaanan data dengan cloud technology sangat murah dan membuat perusahaan kecil dapat bersaing dengan perusahaan besar. Manfaatkan teknologi rendah biaya yang ada di pasaran.

Perlakukan vendor dengan baik. Perlakukan vendor dan suplier Anda sebaik mungkin, seperti halnya Anda memperlakukan para pelanggan. Mereka bisa saja memberikan diskon berdasarkan besarnya volume pemesanan Anda, atau bahkan demi menjaga hubungan baik, serta berharap ada peningkatan volume di masa mendatang. Hubungan yang baik membuat mereka juga dapat memahami keterlambatan pembayaran, bahkan memberikan pengiriman gratis.

Jadilah yang terbaik. Anda tidak boleh setengah-setengah.Setiap hal yang Anda lakukan untuk klien harus lah yangterbaik. Apapun yang Anda buat dan jual, haruslah yang terbaik. Lakukan itu terus menerus, dan kekuatan word of mouth akan menyebar.

Wednesday, 15 January 2014

Kenaikan Suku Bunga KPR Picu Anjloknya Pasar Properti

Pasar perumahan nasional disebut mengalami perlambatan akibat kenaikan suku bunga acuan (BI Rate) menjadi 7,5%. Dalam waktu sebulan ke depan, diperkirakan mulai terjadi penurunan penjualan perumahan khususnya di segmen menengah sampai bawah.
Awal Desember 2013 mulai banyak bank yang menaikkan suku bunga KPR menjadi di atas 10,5%. Sejauh ini BCA masih bertahan mematok suku bunga fixed 2 tahun 8,5%.
Namun demikian, diperkirakan semua bank akan terus menyesuaikan suku bunganya dalam jangka waktu 2 bulan ke depan. IPW sendiri memperkirakan, antara BI Rate dengan suku bunga KPR terdapat perbedaan minimal 3%, sehingga suku bunga KPR menjadi minimal 10,5%.
Dengan Berdasarkan riset yang dilakukan Indonesia Property Watch diperlihatkan bahwa setiap kenaikan 1% suku bunga KPR akan menurunkan 4%-5% pangsa pasar KPR.
Dengan kenaikan bunga KPR, dimungkinkan terjadi penurunan pangsa pasar KPR sebesar 10% - 12,5%. Belum lagi terjadi penundaan pembelian akibat melambatnya ekonomi yang akan menggerus daya beli masyarakat.
Selain itu dengan adanya aturan LTV dan pengetatan KPR inden dari Bank Indonesia diperkirakan tahun 2014 akan terjadi penurunan sampai 25%.
Seharusnya tinggi rendahnya suku bunga tidak menjadi permasalahan yang serius karena bila menggunakan KPR dalam pembelian rumah, berarti mencicil dalam jangka waktu yang panjang 10 - 15 tahun.
Dengan jangka waktu tersebut dimungkinkan juga mendapatkan suku bunga KPR yang rendah ketika siklus properti sedang naik. Hasil riset yang dilakukan, kapan pun orang membeli properti – ketika suku bunga tinggi atau rendah – maka secara rata-rata akan membayar bunga sebesar 10% - 11% dalam periode KPR.
Yang menjadi sedikit terganggu, bila membeli properti saat suku bunga KPR tinggi adalah daya cicil saat ini. Selain itu siklus ekonomi yang melambat juga akan menggerus daya beli. Inilah yang membuat masyarakat sedikit banyak menunda pembelian rumah. Namun perlu dipertimbangkan pula bahwa harga rumah yang ada tidak bisa menunggu sampai suku bunga rendah lagi. Harga rumah akan terus naik.
Sangat disayangkan, pemerintah Indonesia saat ini belum mempunyai sistem perumahan nasional yang baik untuk dapat mengendalikan harga tanah untuk perumahan Masyarat Berpenghasilan Rendah (MBR). Harga rumah MBR terus naik yang seharusnya mendapatkan proteksi dari pemerintah agar rumah terjangkau.
Meskipun pemerintah mempunyai program FLPP untuk rumah MBR dengan suku bunga tetap 7,25% selama 15 tahun, namun sampai saat ini tidak terserap dengan baik. Terjadi mis match pasar perumahan yang semakin lama semakin lebar.
Sebagus apapun program perumahan yang dibuat pemerintah, bila di sisi pasokan tidak ada pengembang yang membangun karena harga produksi tinggi, maka sampai kapan pun masyarakat MBR tidak sanggup untuk memiliki rumah.

Tuesday, 14 January 2014

Penyebab Harga Emas Naik

Sudah menjadi hal yang umum, terutama pada kalangan orang-orang tua, untuk menyarankan anak mereka menabung dalam bentuk emas. Entah itu emas batangan alias logam mulia atau dalam bentuk perhiasan.

Banyak yang menuruti saran orang tua tersebut, terutama karena harga emas yang memang selalu naik dalam beberapa tahun terakhir ini. Namun banyak pula yang malahan bingung dengan saran investasi tersebut lantaran kurang memahami seluk beluk investasi emas.

Namun ada beberapa hal yang pasti, yang bakal membuat harga emas terdongkrak drastis, yaitu:
-    Nilai tukar dolar meningkat drastis
-    Inflasi tinggi
-    Terjadi kerusuhan berskala nasional

Jadi selama ketiga faktor tersebut tidak terjadi, maka harga emas hanya akan naik sedikit, bahkan tidak signifikan. Tapi jangan khawatir karena memiliki emas hampir sama dengan memiliki uang tunai. Itu karena sifatnya yang sangat mudah dijual alias likuid. Ini adalah salah satu keuntungan dari emas.

Alternatif Investasi Emas

Jangan pedulikan apabila ada jenis investasi yang mengklaim diri sebagai jenis investasi yang paling aman. Sebab, bila Anda tidak paham mengenai bagaimana mengoptimalkan investasi tersebut, maka investasi itu hanya akan merepotkan saja. Istilahnya bisa disebut sebagai tak kenal maka tak sayang.

Hal ini berlaku untuk jenis investasi apa saja, tak terkecuali investasi emas. Padahal emas bisa dikatakan sebagai mbahnya investasi lantaran jauh sebelum berbagai jenis investasi muncul, emas adalah yang pertama kali menjadi standar ekonomi, lalu emas juga memiliki nilai yang relatif stabil – bahkan lebih sering naik, serta likuid karena mudah diperjualbelikan.

Sebelum mencemplungkan diri ke kolam investasi emas, mari kita coba untuk mengenali tiga pilihan dalam investasi emas dan karakternya yang berbeda satu sama lain, seperti yang berikut ini:

Menyimpan fisiknya. Anda menyimpan dapat fisik emas dalam beberapa pilihan  yaitu emas batangan atau gold bar dengan kadar 22 karat (95%) atau 24 karat (99%), koin emas atau perhiasan emas.

Menyimpan nilainya. Anda tidak menyimpan fisik emasnya namun membuka rekening di bank dalam bentuk tabungan dan deposito emas, di mana saldo rekening Anda akan disetarakan dengan nilai emas dari waktu ke waktu.

Memanfaatkan fluktuasi harga. Anda tidak menyimpan fisik emas namun membeli instrumen finansial dengan underlying aset emas. Contohnya reksadana dengan underlying perusahaan pertambangan emas, efek saham dari perusahaan penambang emas, maupun derivatif  kontrak berjangka komoditi emas.

Strategi Investasi Emas


Seperti halnya investasi lain, investasi emas juga harus didukung oleh strategi. Pasalnya, tanpa strategi Anda bisa kehilangan arah dan menjadi gegabah.

Untuk mendapatkan penghasilan.
Bagi yang ingin mendapatkan keuntungan secara jangka pendek, Anda bisa melakukan alternatif investasi seperti ini:
  • Bagi yang tidak punya uang: Karena emas dapat dipakai sebagai hedging, alias teknik melindungi nilai uang dari inflasi, maka strategi yang paling umum adalah menabung hingga tercapai harga emas jenis LM atau logam mulia, lalu beli. “Misalnya harga emas saat ini adalah Rp500 ribu/gram, dan Anda harus membeli minimal lima gram, maka dana yang dibutuhkan adalah Rp2,5 juta,” ujar Hari. “Setelah memiliki dana tersebut, Anda bisa langsung membelinya ke PT Aneka Tambang, Tbk. atau ANTAM. Anda juga dapat membeli di toko-toko emas yang memiliki sertifikat dari PT ANTAM.” Hari juga menyarankan agar Anda mendatangi PT Pegadaian untuk membeli emas secara cicilan, sesuai dengan jangka waktu yang tertera dalam perjanjian. Misal, cicilan tiga atau enam bulan, dengan terlebih dahulu membayar uang muka alias down payment.
  • Bagi yang punya uang pas-pasan: “Setelah memiliki dana darurat sebesar tiga, enam, 12 atau 24 kali pengeluaran, yang disesuaikan dengan banyak anggota keluarga –  di luar perlindungan asuransi, maka strategi investasi emas adalah membeli ketika harga sedang rendah dan menjual ketika harga tinggi,” kata Hari. “Namun Anda juga bisa membeli saat ada uang, simpan dengan aman, dan jual saat diperlukan.” Menurut Hari, dengan strategi ini, semakin banyak emas batangan yang Anda miliki, kemungkinan mendapatkan selisihnya dalam bentuk profit akan semakin besar. 

Untuk pengembangan. Berbeda dengan strategi di atas, strategi berikut ditujukan untuk investasi masa depan.
  • Punya uang untuk berdagang: Setelah Anda sudah lepas, alias bisa memenuhi  semua kebutuhan sehari-hari, baru strategi ini bisa digunakan untuk total berinvestasi emas. Dengan asumsi harga emas cenderung naik, selain Anda bisa membeli emas, Anda harus punya dana tunai untuk ‘menyekolahkan’ emas Anda di pegadaian. “Selisih yang timbul dengan cara beli-gadai-beli akan memberikan keuntungan yang lumayan, ketimbang hanya beli saat ada uang, simpan dengan aman, dan jual saat diperlukan,” papar Hari. “Namun harap diingat bahwa berinvestasi emas tetap memiliki risiko. Pasalnya, ada beberapa waktu di mana harga emas turun.”
  • Punya uang berlebih: Anda juga bisa menggunakan strategi beli rendah, jual tinggi dan beli tinggi, gadai rendah. Strategi ini memerlukan analisis dan perhitungan yang matang. “Pada intinya, yang Anda lakukan adalah melihat timing, yatu ketika harga turun barulah kita gadai dan beli emas lagi,” jelas Hari. “Sementara kalau harga naik terus, Anda bisa menggunakan strategi punya uang untuk dagang. Dengan strategi ini, keuntungan Anda akan berlipat, di samping adanya faktor risiko untuk nombok.”

Sebagai tambahan, Anda juga harus menghitung selisih biaya sewa safe deposit box atau SDB di bank, atau jasa titipan di PT Pegadaian, untuk tempat penyimpanan emas dengan tingkat pengembalian investasi kita (ROI/Return Of Investment) selama jangka waktu tertentu.

Thursday, 9 January 2014

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2014 Diprediksi Bias Ke Bawah

Diperkirakan pertumbuhan ekonomi 2014 akan cenderung bias ke batas bawah perkiraan Bank Indonesia sebelumnya 5,8--6,2 persen seiring dengan perbaikan ekonomi global. Pada tahun 2014, pertumbuhan ekonomi diperkirakan akan lebih baik, mendekati batas bawah kisaran 5,8--6,2 persen sejalan perbaikan ekonomi global di tengah berlanjutnya proses konsolidasi ekonomi domestik mengarah ke kondisi yang lebih seimbang. Perekonomian Indonesia 2013 menghadapi tantangan yang tidak ringan akibat dampak perlambatan pertumbuhan ekonomi global. Perekonomian negara-negara maju melambat dan diikuti koreksi pertumbuhan ekonomi negara-negara emerging markets. Pertumbuhan ekonomi global yang melambat pada gilirannya mendorong menurunnya harga komoditas dunia. Selain itu, ketidakpastian keuangan global juga meningkat tajam sejalan dengan sentimen negatif terhadap rencana pengurangan stimulus moneter (tapering off) di AS.

Perkembangan terkini menunjukkan membaiknya kondisi ekonomi global dimotori oleh AS dan Jepang, serta indikasi pemulihan ekonomi di kawasan Eropa, China dan India.  Perbaikan ini diperkirakan dapat berlanjut pada tahun 2014 sehingga dapat menopang ekonomi Indonesia ke depan, baik dari jalur perdagangan maupun jalur finansial. Namun , pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diperkirakan bias ke bawah tidak berarti akan mengalami penurunan. Ia melihat pertumbuhan ekonomi di kisaran enam persen masih bisa dicapai. Bias ke bawah bukan berarti tidak bisa kembali ke kisaran enam persen, masih bisa kembali ke mid target. Ekonomi global yang menurun dan keperluan untuk stabilisasi perekonomian nasional memang akan berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi Indonesia.  Perekonomian Indonesia tahun 2013 diprakirakan tumbuh sebesar 5,7 persen, melambat bila dibandingkan dengan pertumbuhan tahun 2012 sebesar 6,2 persen. Penurunan pertumbuhan ekonomi 2013 tercatat pada terbatasnya pertumbuhan ekspor riil akibat melambatnya ekonomi global.

Rupiah Jumat Bergerak Naik Ke Rp12.185

Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta Jumat pagi bergerak naik sebesar lima poin menjadi Rp12.185 dari sebelumnya di posisi Rp12.190 per dolar AS. Bank Indonesia yang mempertahankan suku bunga acuan (BI Rate) di level 7,5 persen memberikan imbas positif bagi pasar keuangan domestik.Dipertahankannya BI rate itu dapat membantu sektor riil berjalan baik sehingga dapat mendorong investasi di dalam negeri. Meski demikian, sentimen akan diberlakukannya pengurangan stimulus keuangan (tappering off) bank sentral AS (the Fed) dapat membatasi laju mata uang rupiah.

Selain itu, bank sentral Eropa (ECB) yang tetap mempertahankan kebijakan suku bunga rendahnya membuat laju mata uang euro cenderung melemah terhadap dolar AS dan dapat berimbas negatif pada rupiah. Nilai tukar rupiah melanjutkan penguatan seiring dengan BI rate yang masih tetap di level 7,5 persen. Namun, laju mata uang domestik itu masih dibayangi sentimen eksternal terutama dari Amerika Serikat terkait pemangkasan stimulus keuangannya. Pelaku pasar keuangan domestik juga sedang menanti keputusan rapat the Fed yang rencananya diselenggarakan 18-19 Januari mendatang. 

Sunday, 5 January 2014

Tabungan Deposito Berjangka

Pengertian deposito: deposito adalah sejenis produk investasi / tabungan yang ditawarkan oleh bank kepada masyarakat. Kelebihan tabungan deposito adalah tingkat suku bunga bank yang diberikan lebih besar daripada produk tabungan biasa namun uang yang telah disimpan hanya boleh ditarik nasabah setelah jangka waktu tertentu. Deposito biasa dikenal juga sebagai deposito berjangka.
Setelah mengetahui pengertian deposito, mari kita bandingkan deposito dengan beberapa produk investasi yang lain.
Deposito adalah instrumen investasi dengan resiko yang kecil. Melalui investasi / tabungan deposito berjangka, Anda dapat menjaga nilai pokok dari uang yang Anda investasikan. Hal ini berbeda dengan instrumen investasi dalam bentuk saham dan investasi obligasi, dimana ada kemungkinan nilai pokok dari kedua investasi tersebut dapat berkurang. Nilai pokok obligasi sangat tergantung dari pergerakan suku bunga. Ketika suku bunga bergerak naik, harga obligasi bergerak turun. Begitu pula halnya dengan harga saham, yang juga tergantung pada kondisi pasar. Setiap kali terjadi ketidakstabilan politik dapat menyebabkan perubahan harga saham biasa berupa penurunan harga saham.
Oleh karena itu, bila Anda memiliki investasi dalam bentuk deposito berjangka, investasi Anda akan aman dari penurunan nilai pokok, walaupun suku bunga bergerak naik turun. Fluktuasi suku bunga bank hanya akan berpengaruh terhadap pendapatan bunga yang Anda terima, tidak pada penurunan atau kenaikan nilai pokok uang yang Anda investasikan.
Tabungan deposito juga dapat berfungsi sebagai alat investasi jangka panjang maupun jangka pendek. Dengan menginvestasikan uang dalam deposito berjangka, Anda mempunyai pilihan jatuh tempo dalam waktu satu, tiga, enam, dua belas bulan atau dua puluh empat bulan. Anda akan dikenakan denda (penalty) dengan tidak mendapat hasil apapun apabila Anda mencairkan dana deposito sebelum jatuh tempo. Dengan demikian, bila Anda berniat menggunakan uang tersebut delam jangka pendek sebaiknya Anda membuka tabungan. Karena dengan membuka tabungan, dana Anda sewaktu-waktu dapat diambil tanpa harus dikenakan denda. Namun, perlu Anda ketahui bahwa suku bunga tabungan yang diberikan biasanya lebih kecil dari suku bunga deposito bank. Walaupun demikian, dari pada menyimpan uang dibawah bantal, tentu menyimpan uang di bank akan lebih aman sesuai dengan pilihan jangka waktu yang diperlukan.
Uang yang Anda simpan di Bank, yang memenuhi persyaratan pemerintah, adalah seratus persen dijamin pemerintah dari resiko kegagalan bayar. Skema garansi tersebut masih diberlakukan oleh pemerintah untuk jangka waktu yang belum dapat ditentukan. Anda tidak perlu khawatir akan kehilangan uang yang Anda simpan bila bank tersebut ditutup atau diambil alih. Pemerintah akan bertanggung jawab untuk memastikan bahwa uang Anda akan dibayarkan kembali sesuai dengan jumlah yang Anda simpan.
Deposito berjangka juga tersedia dalam beberapa mata uang asing. Jangan menyimpan uang Anda seluruhnya dalam bentuk tabungan deposito rupiah. Simpan sebagian dalam bentuk rupiah untuk keperluan mendadak dan bukalah deposito dalam mata uang US Dolar untuk keperluan jangka panjang. Anda mungkin khawatir akan fluktuasi nilai tukar mata uang pada deposio USD Anda, tetapi bila Anda terlalu konservatif, uang yang Anda tanamkan tidak akan cukup untuk mengimbangi laju inflasi. Anda akan kehilangan kemampuan daya beli akibat nilai tukar uang tersebut sangat rendah. Jika Anda memerlukan uang dalam bentuk US dollar dimasa yag akan datang, Anda sebaiknya menyimpan uang dalam US dollar.
Investasi / tabungan deposito relatif aman dan konservatif. Walau bagaimanapun, Anda seharusnya tidak berinvestasi hanya dalam bentuk deposito saja dalam portfolio investasi Anda. Diversifikasikanlah portfolio investasi yang Anda miliki. Jika Anda cenderung konservatif, tetaplah pada porsi deposito berjangka yang lebih besar dan sebagian kecil lainnya dalam instrumen obligasi dan saham.