Monday, 30 December 2013

Investasi Saham

Mulai 6 Januari 2014, Bursa Efek Indonesia merilis kebijakan baru berupa perubahan ukuran lot saham, dari yang tadinya 500 saham per lot akan menjadi 100 saham per lot saja. Tujuan perubahan ini untuk meningkatkan likuiditas pasar modal Indonesia.

Maksudnya, dengan kebijakan baru ini dana yang diperlukan investor untuk mulai berinvestasi dalam instrumen saham akan lebih sedikit, sehingga diharapkan dapat meningkatkan jumlah investor domestik. Tak hanya itu, karena akan berlaku pula perubahan fraksi harga saham.

Lalu, apa arti perubahan jumlah lot saham untuk investor saham retail pemula?

Saat ini kebanyakan perusahaan sekuritas tidak lagi mematok jumlah yang besar untuk membuka akun, di mana setoran awal hanya sebesar Rp200 ribu hingga lima juta rupiah. Tetapi, untuk mulai membeli saham, apakah jumlah itu cukup memadai?

Di dalam bursa Indonesia cukup banyak saham yang nilainya di bawah Rp500 per saham. Bahkan saham-saham dengan harga Rp50 juga banyak. Dengan harga saham yang rendah, maka hanya diperlukan dana sejumlah Rp25 ribu hingga Rp250 ribu untuk membeli 1 lot nya.

Tetapi, menjadi investor saham haruslah cerdas. Pemilihan saham yang akan dikoleksi seharusnya tidak hanya mempertimbangkan harga saham yang murah, melainkan prospek kenaikan harga dan pembagian devidennya kelak. Saham dari perusahaan yang sehat akan jauh lebih mungkin membawa keuntungan, dibanding saham murah dari perusahaan yang kondisi fundamentalnya buruk.

Untuk dapat mengakses saham-saham blue chip biasanya diperlukan dana yang cukup besar, karena harganya relatif lebih tinggi. Bahkan banyak saham dari perusahaan ternama yang harga per sahamnya sudah lebih dari Rp10 ribu saat ini.

Dengan perubahan peraturan jumlah lot ini, sebagai investor Anda dapat mengakses saham-saham potensial dengan dana yang relatif lebih rendah.

(Ilustrasi ini bukan merupakan rekomendasi pembelian):
Sebelum peraturan
Saham PT Unilever Tbk. Rp25.000/saham
Pembelian 1 lot (500 saham) Rp12.750.000

Setelah peraturan
Saham PT Unilever Tbk. Rp25.000/saham
Pembelian 1 lot (100 saham) Rp2.550.000

Dari ilustrasi di atas dapat Anda lihat bahwa peraturan baru tentang penurunan jumlah lot ini membuat investasi saham semakin murah.

Jadi, tunggu apa lagi. Mulailah investasi dan milikilah saham sebagai salah satu aset dalam portofolio investasi Anda. Jangan lupa, dalam perencanaan keuangan, saham termasuk investasi yang prospektif untuk jangka panjang dengan potensi return yang tinggi, namun juga memiliki tingkat risiko yang tinggi pula, alias high risk, high return.

Sunday, 29 December 2013

Investasi Reksadana

Reksadana pasar uang merupakan salah satu dari jenis produk reksadana itu sendiri. Jenis ini memiliki perbedaan dengan reksadana konvensional. Pada Di sini aset investor tidak ditempatkan kedalam berbagai macam valas, tapi aset investor seluruhnya ditempatkan di dalam instrumen pasar uang ( efek dengan hitungan jangka waktu kurang dari satu tahun) tersebut.
Memahami reksadana pasar uang sangatlah penting, terlebih lagi bagi para calon penanam modal yang baru pertama kali memasuki dunia investasi saham reksadana. Jenis investasi ini memiliki nilai yang lebih tinggi dibandingkan dengan hanya deposito, namun perbandingannya tidak terlalu jauh. Obligasi pada investasi semacam ini memiliki jangka waktu yang pendek, serta para penanam modal / saham / investor dapat menentukan jumlah penarikan serta dapat memilih transaksi penarikan yang dapat dilakukan kapan saja tanpa ada batasan waktu. Para penanam modal / para calon investor tidak perlu khawatir dengan resiko yang ada, karena pada reksadana uang resiko nya tidak terlalu besar. Maka dari itu lah investasi jenis ini sangat baik untuk para penanam modal yang baru pertama kali menginvestasikan uang nya dalam produk reksadana. Dan seperti yang telah diketahui di atas, investasi reksadana uang adalah investasi dengan jangka waktu yang kurang dari satu tahun, sehingga resiko yang ada tidak akan terlalu besar, namun Return yang didapat adalah Return yang cukup tinggi dan sudah melebihi deposito biasa.
Untuk memahami lebih jauh tentang dunia investasi / dunia pasar modal pada reksadana pasar uang tersebut, bahwa para penanam modal / para calon investor harus mengetahui terlebih dahulu bahwa investasi saham dari investor akan di investasikan mencapai sebesari 70 – 80 % oleh manajer investasi ke dalam produk – produk investasi reksadana dengan pendapatan tetap seperti dari pembayaran Bunga. reksadana pasar uang pun memiliki beberapa kelebihan selain yang tersebut di atas, seperti hal nya terlihat dari NAB ( Nilai Aktiva Bersih ) yang diketahui meningkat tinggi hingga mencapai di atas 40 %. Selain itu pula, Reksadana ini juga terbebas dari pajak dan memang lebih menguntungkan dibandingkan dengan deposito. Jadi, tidak ada salahnya untuk para pemula yang baru memasuki dunia investasi reksadana jika menginvestasikan uang ke dalam reksadana pasar uang.
Reksadana online pada saat sekarang kian di cari, selain kenyamanannya, jenis reksadana ini juga dapat menghemat tenaga karena untuk mengetahui perkembangan saham, para penanam modal cukup berada di depan komputer yang sudah terhubung dengan internet. Dengan adanya pilihan ini, Anda atau para calon penanam modal atau saham dapat mengetahui lebih jauh tentang apa itu reksadana, bagaimana menginvestasikan saham, serta kepada produk reksadana manakah anda akan menginvestasikan saham atau modal anda. reksadana online merupakan salah satu cara anda untuk menginvestasikan saham atau modal, tetapi bagi Anda atau calon penanam modal juga dituntut untuk mengetahui lebih jauh tentang investasi reksadana, apalagi yang bersifat online.
Dalam setiap investasi, dan dalam menginvestasikan saham atau modal melalui sebuah produk reksadana, para calon penanam modal juga harus mengerti dan memahami terlebih dahulu bahwa setiap usaha atau investasi apapun, khususnya investasi reksadana, tentunya memiliki resiko, resiko kerugian kecil atau besar, tapi resiko besar dapat diminimalisir dengan kepintaran memainkan saham tersebut. reksadana online membuat transaksi investasi saham menjadi mudah dan nyaman, karena cukup melalui internet, tetapi bukan melalui ATM. Hanya saja untuk mengawali atau membuka rekening reksadana memang harus datang langsung ke Bank yang sudah ditentukan, lalu membuat akun reksadana dari produk reksadana yang telah dipilih. Berbeda dengan reksadana konvensional yang harus datang langsung ke kantor reksadana untuk melakukan transaksi cukup melalui internet. Tapi ada juga reksadana online yang memberikan pelayanan pembukaan awal produk reksadana dengan secara online tanpa harus datang kekantor reksadana, yaitu cukup dengan mengunjungi situs yang sudah dipilih, lalu mengisi formulir yang sudah disediakan pada situs tersebut, dan kegiatan pembukaan reksadana awal akan dilanjutkan melalui email atau konfirmasi lewat email. Kemudian setelah itu tinggal menunggu email konfirmasi yang sudah disetujui oleh pihak kantor reksadana yang telah dipilih tersebut. Biasanya pada setiap produk reksadana, ditawarkan penanaman modal dengan minimal modal Rp.500.000 (Lima ratus ribu rupiah).
Namun sebelum menentukan produk reksadana yang mana yang akan dipilih, sebaiknya mencari reksadana online dengan penuh ketelitian agar mengerti dan memahami bagaiamana prosedur reksadana online tersebut, sehingga setelah mencari dan menentukan produk reksadana yang akan dipilih dan digunakan tidak lagi kebingungan nantinya.
Reksadana terbaik merupakan reksadana yang kinerjanya sudah di akui dan terbukti memberikan pelayanan terbaik. Ia juga terkadang dapat dilihat dari bagaimana hasil kinerja nya pada waktu yang sudah lewat, namun bukan berarti kinerja pada waktu yang sudah lewat dapat menjamin kinerjanya di masa depan. Dalam mencari dan memilih yang paling baik, para penanam modal memang harus lebih teliti dalam menentukan reksadana yang seperti apa yang akan di pilih, karena pada saat ini, reksadana semacam ini banyak ditawarkan bagi para penanam modal untuk menginvestasikan saham di sebuah perusahaan.
Sebelum memasuki kepada sebuah dunia Investasi, para calon penanam modal memang harus sungguh teliti dalam memilih reksadana untuk menginvestasikan sahamnya, jangan sampai salah pilih dalam menginvestasikan saham, karena pada saat ini banyak produk – produk reksadana bermunculan, semua baik asal bukan reksadana ‘abal-abal’ atau sering disebut reksadana ‘bodong’. Oleh karena itu, sebelum mencari dan memilih serta menentukan reksadana terbaik yang mana yang akan di jadikan sebagai tempat untuk menanam modal atau saham, perlu diketahui terlebih dahulu khususnya bagi para calon penanam saham tentang reksadana itu sendiri, bahwa Reksadana dari manajer investasi dari sebuah perusahaan yang dapat dilihat dari portfolio efek, dan semua saham ditampung untuk selanjutnya di investasikan oleh manajer investasi itu sendiri.
Dengan semakin banyaknya produk – produk reksadana yang dikeluarkan ileh setiap manajer investasi pada sebuah perusahaan, maka banyak pula para manajer investasi tersebut memberikan penawaran investasi untuk para penanam modal, dan juga dengan penawaran berbagai macam produk reksadana pilihan. Masing – masing produk reksadana memilih return yang berbeda – beda, ada yang memiliki return tinggi ada juga yang rendah.
Memilih reksadana terbaik dalam ber – investasi memang suatu hal yang harus dilakukan demi sebuah bisnis masa depan atau jangka panjang. Kemajuan reksadana semacam ini juga sangat dipengaruhi oleh suatu kondisi ekonomi dan market global. Hal ini dapat dilihat, salah satunya dari tingginya Return yang dihasilkan. Return yang tinggi dapat menjadikan sebuah reksadana di akui menjadi yang paling baik, misalnya saja Retur per-tahun nya mencapai atau di atas 90 % dan melebihi IHSG. Dalam memilihpun, para calon penanam modal harus lah juga lebi teliti dalam menentukan mana yang dipercaya. Sebaiknya para calon penanam modal memilih reksadana terbaik yang juga telah terjamin keamanannya seperti reksadana terproteksi.
Reksadana pada saat sekarang kian di cari, selain kenyamanannya, jenis reksadana ini juga dapat menghemat tenaga karena untuk mengetahui perkembangan saham, para penanam modal cukup berada di depan komputer yang sudah terhubung dengan internet. Dengan adanya pilihan ini, Anda atau para calon penanam modal atau saham dapat mengetahui lebih jauh tentang apa itu reksadana, bagaimana menginvestasikan saham, serta kepada produk reksadana manakah anda akan menginvestasikan saham atau modal anda. reksadana online merupakan salah satu cara anda untuk menginvestasikan saham atau modal, tetapi bagi Anda atau calon penanam modal juga dituntut untuk mengetahui lebih jauh tentang investasi reksadana, apalagi yang bersifat online.
Dalam setiap investasi, dan dalam menginvestasikan saham atau modal melalui sebuah produk reksadana, para calon penanam modal juga harus mengerti dan memahami terlebih dahulu bahwa setiap usaha atau investasi apapun, khususnya investasi reksadana, tentunya memiliki resiko, resiko kerugian kecil atau besar, tapi resiko besar dapat diminimalisir dengan kepintaran memainkan saham tersebut. reksadana online membuat transaksi investasi saham menjadi mudah dan nyaman, karena cukup melalui internet, tetapi bukan melalui ATM. Hanya saja untuk mengawali atau membuka rekening reksadana memang harus datang langsung ke Bank yang sudah ditentukan, lalu membuat akun reksadana dari produk reksadana yang telah dipilih. Berbeda dengan reksadana konvensional yang harus datang langsung ke kantor reksadana untuk melakukan transaksi cukup melalui internet. Tapi ada juga reksadana online yang memberikan pelayanan pembukaan awal produk reksadana dengan secara online tanpa harus datang kekantor reksadana, yaitu cukup dengan mengunjungi situs yang sudah dipilih, lalu mengisi formulir yang sudah disediakan pada situs tersebut, dan kegiatan pembukaan reksadana awal akan dilanjutkan melalui email atau konfirmasi lewat email. Kemudian setelah itu tinggal menunggu email konfirmasi yang sudah disetujui oleh pihak kantor reksadana yang telah dipilih tersebut. Biasanya pada setiap produk reksadana, ditawarkan penanaman modal dengan minimal modal Rp.500.000 (Lima ratus ribu rupiah).
Namun sebelum menentukan produk reksadana yang mana yang akan dipilih, sebaiknya mencari reksadana online dengan penuh ketelitian agar mengerti dan memahami bagaiamana prosedur reksadana online tersebut, sehingga setelah mencari dan menentukan produk reksadana yang akan dipilih dan digunakan tidak lagi kebingungan nantinya.

Thursday, 26 December 2013

Tips Bermain Investasi

Investasi selalu terkait dengan adanya resiko,‭ ‬tanpa memperdulikan bentuk investasi tersebut.‭ ‬Berinvestasi di Pasar Modal memiliki resiko tertentu‭; ‬dan resiko ini lebih besar dibandingkan berinvestasi di aset yang memiliki resiko rendah‭ (‬low risk‭) ‬atau yang mendekati nol‭ (‬risk-free‭)‬,‭ ‬seperti tabungan deposito berjangka dan SBI/SBPU.‭ ‬Mengingat resiko yang harus ditanggung oleh seorang investor yang akan menanamkan dananya di Pasar Modal,‭ tips bermain saham ‬berikut mungkin dapat membantu sebelum Anda memulai kegiatan investasi di Pasar Modal.
Jangan membeli suatu produk investasi yang tidak dimengerti betul.‭ ‬Untuk itu sebelum melakukan investasi,‭ ‬berbagai sumber informasi hendaknya dipelajari terlebih dahulu seperti buku referensi,‭ ‬majalah/buletin bisnis dan keuangan,‭ ‬hasil riset dari lembaga keuangan atau konsultasi dengan seorang Penasihat Investasi. Berikut beberapa tips bermain / investasi saham.
Tips membeli saham #1: Jika Anda sudah memilih produk misalnya saham,‭ ‬dan kemudian harus menentukan perusahaan mana yang akan menjadi sasaran investasi Anda,‭ ‬maka anda harus melakukan analisis fundamental saham di mana penyelidikan dilakukan pada segi fundamental perusahaan dan kinerjanya‭ ‬di Bursa Efek‭ (‬jika saham tersebut telah diperdagangkan di Bursa Efek‭) ‬misalnya melalui prospektus perusahaan,‭ ‬company profile,‭ ‬laporan keuangan,‭ ‬berita-berita pasar modal dan sebagainya.
Tips investasi saham #2: Perusahaan sasaran investasi Anda mungkin melakukan penggabungan usaha,‭ ‬re-organisasi,‭ ‬sasaran penawaran tender,‭ ‬atau melakukan tindakan-tindakan lain yang dapat mengurangi nilai kepemilikan Anda.‭ ‬Untuk itu Anda harus memiliki perhatian penuh pada berita-berita ataupun pengumuman mengenai kemungkinan tersebut.
Tips bermain saham #3: Kondisi Bursa Efek pada umumnya dan setiap saham pada khususnya memiliki kecenderungan‭ (‬trend‭) ‬harga dan volume penjualan yang menggambarkan saat terbaik‭ ‬untuk melakukan jual‭ ‬/‭ ‬beli.‭ ‬Analisa yang dikenal sebagai‭ “‬analisa teknikal‭” ‬ini perlu dipelajari‭ ‬oleh investor karena akan sangat berpengaruh pada keputusan investor untuk melakukan transaksi jual‭ ‬/‭ ‬beli.‭ ‬Untuk ini,‭ ‬Anda dapat memperoleh data dari lembaga riset atau dari divisi riset Perusahaan Efek Anda.
Tips membeli saham #4: Pada skala makro,‭ ‬kinerja investasi di Bursa Efek sangat dipengaruhi oleh kondisi perekonomian,‭ ‬stabilitas politik,‭ ‬dan kinerja Bursa Efek lain.‭ ‬Selain itu,‭ ‬keadaan di Bursapun sangat sensitive dengan berbagai hal subyektif‭ (‬rumours‭)‬.‭ ‬Anda harus mengikuti berita-berita semacam ini yang tentunya dapat mempengaruhi nilai investasi Anda.
Tips investasi saham #5: Investasi pada perusahaan yang tidak memiliki informasi yang dipublikasikan sebelumnya mengandung resiko yang lebih besar.‭
Tips bermain saham #6: Pada saat pertama Anda membeli saham,‭ ‬Anda mungkin hanya membeli saham dari satu perusahaan saja.‭ ‬Namun dengan berjalannya waktu Anda mungkin ingin menambah investasi Anda.‭ ‬Jika sudah sampai pada tahapan ini Anda perlu memperhatikan satu prinsip investasi yang sudah begitu populer dan dapat mengurangi resiko investasi Anda apabila diterapkan,‭ ‬yaitu‭ “‬don’t put all your eggs‭ ‬in one basket‭”‬.

Wednesday, 25 December 2013

Saham Sebagai Salah Satu Pilihan Investasi

Ada banyak pilihan belajar investasi dan variasi investasi yang dapat Anda gunakan dalam berinvestasi dengan harapan mendapatkan keuntungan di masa mendatang. Kita akan fokuskan tentang saham di artikel ini.
Investasi dapat Anda lakukan antara lain dengan menabung,‭ ‬membuka tabungan deposito,‭ ‬membeli tanah dan bangunan,‭ ‬membeli emas maupun membeli surat berharga seperti saham,‭ obligasi dan lain lain.
Pada dasarnya semua pilihan investasi mengandung peluang keuntungan di satu sisi dan potensi kerugian atau resiko di sisi lain.‭ ‬Seperti tabungan dan deposito di bank memiliki resiko kecil karena tersimpan aman di bank,‭ ‬tetapi kelemahannya adalah keuntungannya yang lebih kecil dibandingkan dengan potensi keuntungan dari main saham.‭ ‬Investasi di properti‭ (‬rumah dan tanah‭) ‬semakin lama harganya semakin tinggi,‭ ‬tetapi juga beresiko apabila tergusur atau terjadi , kebakaran terhadap rumah tersebut,‭ ‬sedangkan usaha sendiri‭ (‬wiraswasta‭) ‬beresiko bangkrut‭ ‬/‭ ‬pailit sementara investasi di emas memiliki resiko harga turun.
Tentang saham
Khusus untuk saham,‭ ‬peluang keuntungan dan resiko yang mugkin terjadi antara lain‭ ‬:
Keuntungan
  1. Capital Gain
    Yaitu keuntungan dari hasil menjual atau membeli saham berupa kelebihan nilai jual dari nilai beli saham.‭ ‬Misalnya ketika Anda membeli nilainya Rp.‭ ‬1.000‭ ‬per saham dan kemudian di jual dengan harga Rp.‭ ‬1.500.‭ ‬Jadi selisih yang sebesar Rp.‭ ‬500‭ ‬ini di sebut‭ ‬Capital Gain.
    Saham adalah surat berharga yang paling populer di antara surat berharga yang yang ada di pasar modal.‭ ‬Kenapa‭? ‬karena bila dibandingkan dengan investasi lainnya,‭ ‬saham memungkinkan pemodal untuk mendapatkan‭ ‬return‭ ‬atau keuntungan yang lebih besar dalam waktu yang relative singkat‭ (‬high return‭)‬. Selain‭ ‬return,‭ ‬saham juga memiliki‭ ‬sifat‭ ‬high risk yaitu suatu ketika harga saham dapat juga merosot dengan cepat atau sahamnya di‭ ‬delist‭ ‬(dihapuskan pencatatannya‭) ‬dari bursa sehingga untuk jual-beli harus mencari pembeli atau penjual sendiri dan saham tidak memiliki harga patokan pasar.‭ ‬Dengan karakteristik‭ ‬high risk high return‭ ‬ini maka pemodal perlu terus memantau pergerakan harga saham yang dipegangnya,‭ ‬agar keputusan yang tepat dapat dihasilkan dalam waktu yang tepat pula.
  2. Dividen
    Merupakan keuntungan perusahaan yang di bagikan kepada para pemegang saham.‭ ‬Biasanya tidak seluruh keuntungan perusahaan dibagkan kepada pemegang saham,‭ ‬tetapi ada bagian yang ditanam kembali.Besarnya dividen yang Anda terima ditentukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham‭ (‬RUPS‭) ‬perusahaan tersebut.‭ ‬Namun yang perlu dicatat adalah bahwa kebijakan deviden perusahaan tidak selalu membagikan dividen kepada para pemegang saham tetapi tergantung kapada kondisi perusahaan itu sendiri‭ (‬khususnya berkaitan dengan keuntungan yang diraih‭)‬.‭ ‬Artinya jika perusahaan mengalami kerugian tentu saja dividen tidak akan dibagikan‭ ‬pada tahun berjalan tersebut.

Resiko
  1. ‏Capital Loss
    ‎Merupakan kebalikan dari capital gain, yaitu suatu kondisi dimana Anda menjual saham yang Anda miliki dibawah harga belinya. Misalnya saham PT. X Anda beli dengan harga Rp. 1.800 per saham, kemudian harga saham tersebut terus mengalami penurunan hingga mencapai Rp. 1,300 per saham.
    ‎Karena takut harga saham tersebut akan terus turun, maka Anda kemudian menjual peda harga tersebut sehingga Anda mengalami kerugian sebesar Rp. 500 per saham. Itulah capital loss yang dapat menimpa Anda.
  2. ‏Resiko Likuidasi
    Perusahaan yang sahamnya dimiliki,‎ ‏dinyatakan bangkrut oleh pengadilan atau perusahaan tersebut dibubarkan.‭ ‬Dalam hal ini hak klaim dari pemegang saham dapat prioritas terakhir setelah seluruh kewajiban‭ ‬perusahaan dapat dilunasi‭ (‬dar hasil penjualan kekayaan perusahaan‭)‬.‭ ‬Jika masih terdapat sisa dari hasil penjualan kekayaan perusahaan tersebut,‭ ‬maka sisa tersebut dibagi secara proporsional kepada seluruh pemegang saham.
    Namun jika tidak terdapat sisa kekayaan perusahaan, maka pemegang saham tidak akan memperoleh apa-apa. Ini merupakan resiko yang terberat dari seorang pemegang saham. Untuk itu seorang pemegang saham dituntut untuk secara terus menerus mengikuti perkembangan dari perusahaan yang sahamnya dimiliki.

Tuesday, 24 December 2013

Prospektus Perusahaan

Prospektus adalah informasi atau dokumen penting dalam proses penawaran umum,‭ ‬baik saham maupun obligasi.‭ ‬Dalam prospektus saham atau lebih tepatnya prospektus perusahaan terdapat banyak informasi yang berhubungan dengan keadaan perusahaan yang melakukan penawaran umum.
Penawaran perdana saham atau‭ ‬Initial Public Offering merupakan kegiatan yang dilakukan emiten untuk menjual saham baru kepada masyarakat umum.‭ ‬Emiten berharap semua saham yang dilepas ke publik dapat terserap sepenuhnya sehingga target pendapatan yang diharapkan dapat terpenuhi.‭ ‬Sebaliknya,‭ ‬para pemodal berharap mendapatkan keuntungan dengan membeli saham tersebut,‭ ‬baik berupa dividen,‭ ‬capital gain maupun hak-hak lain sebgai pemegang saham.
Dengan adanya prospektus saham,‭ ‬pemodal mendapatkan seluruh informasi penting‭ ‬dan relevan sehubungan kegiatan penawaran tersebut sehingga pemodal dapat mengambil keputusan investasi secara tepat.‭
Menurut peraturan Bapepam,‭ ‬Prospektus perusahaan adalah‭ “‬Setiap informasi tertulis sehubungan dengan Penawaran Umum dengan tujuan agar Pihak lain membeli Efek‭”‬.‭ ‬Penyusunan prospektus harus mengacu kepada hal berikut‭ ‬:
  • Prospektus harus memuat seluruh rincian dan fakta material mengenai Penawaran Umum dari Emiten.
  • Prospektus saham haruslah dibuat sedemikian rupa sehingga jelas dan komunikatif.
  • Fakta-fakta dan pertimbangan-pertimbangan yang paling penting harus dibuat ringkasannya dan diungkapkan pada bagian awal prospektus.
  • Emiten,‎ ‏Penjamin Pelaksanaan Emisi,‭ ‬Lembaga Penunjang serta Profesi Penunjang Pasar Modal bertanggung jawab untuk menentukan dan mengungkapkan fakta secara jelas dan mudah dibaca.
Beberapa bagian penting dari Prospektus perusahaan yang patut mendapat perhatian dari calon investor adalah‭ ‬:
Jumlah saham yang ditawarkan
Bila perusahaan menawarkan saham,‭ ‬maka informasi mengenai jumlah saham yang akan ditawarkan juga perlu diketahui oleh calon investor,‭ ‬karena jumlah saham yang ditawarkan kepada masyarakat menunjukan berapa besar bagian bagian dari modal disetor yang akan dimiliki oleh publik.‭ ‬Semakin banyak jumlah saham yang ditawarkan,‭ ‬maka perdagangan saham tersebut akan semakin likuid di Bursa.‭ ‬Informasi mengenai jumlah saham yang ditawarkan tercatum pada bagian tengah dari halaman muka prospektus perusahaan.
Nilai nominal saham dan harga penawaran
Nilai nominal adalah nilai yang tertera pada surat saham yang akan dicantumkan pada setiap saham yang yang diterbitkan oleh perusahaan.‭ ‬Harga saham yang akan ditawarkan kepada masyarakat bisa berbeda dengan nilai nominal saham.‭ ‬Harga setiap saham yang ditawarkan kepada masyarakat disebut dengan harga penawaran.‭ ‬Informasi tentang nilai nominal dan harga penawaran untuk setiap saham terdapat pada bagian tengah dari halaman muka prospektus saham bersama-sama dengan jumlah saham yang ditawarkan.
Bidang usaha
Informasi tentang bidang usaha biasanya tercantum pada bagian tengah dari halaman muka prospektus perusahaan.
Riwayat singkat perusahaan
Riwayat singkat tentang perusahaan terdapat pada bagian dalam prospektus saham,‭ ‬yaitu pada bagian Keterangan Tentang Perseroan dan Anak Perusahaan.‭ ‬Bagian juga perlu diketahui oleh calon investor,‭ ‬karena bagian ini memberikan keterangan tentang riwayat singkat pendirian perusahaan,‭ ‬sehingga calon investor dapat mengetahui sudah berapa lama perusahaan tersebut didirikan dan beroperasi.
Tujuan‭ ‬go public‭ ‬(rencana pengunaan dana‭)
Rencana pengguna dana yang diperoleh dari hasil penawaran umum disajikan dalam suatu bagian tersendiri,‭ ‬bagian ini sangat penting‭ ‬untuk diketahui calon investor.‭ ‬Rencana penggunaan dana yang diperoleh dari penawaran umum diberikan secara presentasi dari kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan.
Kegiatan dan prospek usaha
Pada dasarnya dalam berbisnis saham, seorang investor yang membeli saham,‭ ‬adalah membeli prospek usaha dari perusahaan tersebut.‭ ‬Karena itu kegiatan dan prospek usaha dari perusahaan termasuk anak perusahaannya perlu diketahui oleh calon investor.‭ ‬Kegiatan dan prospek usaha dari perusahaan disajikan dalam suatu bab tersendiri dalam propektus perusahaan,‭ ‬yang biasanya meliputi aspek-aspek produksi,‭ ‬penjualan,‭ ‬pemasaran dan distribusi dari produk/jasa yang dihasilkan,‭ ‬prospek usaha,‭ ‬kompetisi dan strategi usaha serta penelitian dan pengembangan.‭ ‬
Resiko usaha
Setiap investasi tidak dapat terlepas dari resiko yang mungkin dihadapi.‭ ‬Untuk itu calon investor haruslah mengetahui kemungkinan resiko yang dihadapi oleh perusahaan.
Kebijakan dividen perusahaan
Bagian dari propektus saham ini memberikan informasi tentang kebijakan dividen perusahaan yang direncanakan oleh perusahaan,‭ ‬yang diberikan dalam bentuk rentang jumlah persentase dividen tunai yang direncanakan yang dikaitkan dengan jumlah laba bersih.
Kinerja keuangan perusahaan
Perkembangan keuangan perusahaan paling tidak untuk lima tahun terakhir sangat perlu diketahui oleh calon investor sebelum mengambil keputusan.‭ ‬Dengan mengetahui data keuangan masa lalu tersebut dapat dibuat suatu perkiraan‭ (‬trend analysis‭) ‬untuk tahun-tahun berikutnya.‭ ‬Kinerja keuangan perusahaan ini terdapat pada prospektus perusahaan bagian tersendiri yaitu Ikhtisar Data Keuangan Penting.
Agen-agen penjual
Agen penjual merupakan perusahaan-perusahaan Efek yang ditunjuk oleh penjamin emisi untuk bertindak selaku agen penjual dalam rangka memasarkan saham-saham yang ditawarkan pada penawaran umum.‭ ‬Investor yang akan melakukan pemesanan saham harus menghubungi agen-agen penjual tersebut,‭ ‬yang daftarnya tercantum pada bagian akhir prospektus.
Dalam Prospektus perusahaan juga terdapat beberapa jadwal yang berhubungan dengan penawaran umum,‭ ‬antara lain‭ ‬:
  • Tanggal efektif,‎ ‏adalah suatu tanggal yang menunjukan tanggal dikeluarkannya Surat Pernyataan Efektif oleh Bapepam,‭ ‬berdasarkan surat tersebut maka perusahaan dapat melakukan Penawaran Umum kepada masyarakat.
  • Masa penawaran,‎ ‏adalah suatu periode dimana dilakukannya Penawaran Umum atas Efek yang akan ditawarkan kepada masyarakat.‭ ‬Masa penawaran ini sekurang-kurangnya tiga hari kerja.
  • Tanggal akhir penjatahan,‎ ‏adalah suatu tanggal dimana hasil akhir dari proses penjatahan‭ ‬atas pesanan Efek akan diumumkan kepada masyarakat.‭ ‬Penjatahan akan muncul apabila jumlah pesanan atas Efek melebihi dari jumlah Efek yang ditawarkan.
  • Tanggal pengembalian uang pesanan,‎ ‏adalah suatu tanggal dimulainya pengembalian uang kepada pemesan yang terkena penjatahan atau yang pesanannya tidak terpenuhi seluruhnya.
  • Tanggal pencatatan,‎ ‏adalah suatu tanggal dimana suatu Efek mulai dicatatkan atau didaftarkan pada suatu Bursa Efek,‭ ‬yang berarti‭ ‬mulai tanggal itu pula Efek tersebut dapat diperdagangkan di pasar sekunder.‭
‭Prospektus adalah dokumen yang berisi s‬etiap informasi mengenai penawaran umum perusahaan dalam rangka penjualan saham perusahaan. Karenanya, ‭semua bagian prospektus saham - baik itu nilai nominal saham, harga penawaran, bidang usaha, prospek usaha, resiko usaha, kebijakan dividen perusahaan, kinerja keuangan, agen penjual, dll merupakan bagian penting yang perlu diperhatikan dalam membaca prospektus perusahaan.

Monday, 23 December 2013

Cara Berinvestasi Saham

Saham adalah bagian kepemilikan dari suatu badan usaha. Jika Anda membeli atau memiliki sebagian saham dari suatu perusahaan berarti Anda ikut serta memiliki perusahaan dan tentu saja Anda memiliki klaim baik pada kekayaan maupun pada penghasilan perusahaan. Dengan memiliki saham yang diperjual belikan tersebut maka Anda memiliki kesempatan untuk menjadi salah satu pemilik dar perusahaan-perusahaan besar dan blue chip yang ada di Indonesia pada saat ini, seperti PT. Indosat, PT. Gudang Garam, PT. Astra International, dan lain-lain. Sebagai pemilik, Anda memiliki hak suara dalam Rapat-rapat Pemegang Saham. Sehingga Anda berhak untuk turut menetukan kebijakan perusahaan, memilih dan memberhentikan Direksi/Komisaris, serta menerima bagian dari keuntungan perusahaan yang dibagikan pada Pemegang Saham atau yang dikenal sebagai deviden.
Masih banyak orang yang ragu dalam cara berinvestasi saham di bursa karena alasan terlalu riskan. Takut memilih saham yang salah, mereka lebih memilih berinvestasi yang mereka pikir lebih aman. Memahami seluk beluk perusahaan saham, seperti laporan keuangan, keadaan perusahaan dan lain-lain, adalah kunci dari suksesnya investasi Anda. Segala informasi tentang saham Anda yang Anda pilih dari perusahaan efek yang Anda pilih atau dari informasi di koran atau majalah.
Ketika Anda membeli salah satu saham perusahaan yang tercatat di bursa efek, Anda menjadi salah satu pemilik dari perusahaan tersebut. Bila kinerja perusahaan tersebut berjalan dengan baik, Anda akan mendapatkan bagian dari keuntungan seperti dividen dan harga dari saham yang Anda miliki akan naik. Tetapi kinerja perusahaan buruk, nilai dari investasi Anda akan turun.
Cara Menghubungi Perusahaan Pialang
Seperti telah dijelaskan di atas bahwa cara berinvestasi saham Anda harus menghubungi salah satu Perusahaan sekuritas yang juga merupakan Anggota Bursa Efek. Sebelum Anda memutuskan Perusahaan Efek yang akan menjadi pialang Anda, sebaiknya Anda menghubungi terlebih dahulu beberapa Perusahaan Efek dan membandingkan pelayanan dan biaya yang mereka tawarkan. Pilihan Anda pada satu Perusahaan Efek sangat tergantung pada layanan apa yang Anda inginkan. Apakah Anda hanya mengharapkan Perusahaan Efek melaksanakan / mengeksekusi pesanan Anda, atau Anda juga mengharapkan suatu nasihat investasi, atau bahkan Anda mengharapkan Perusahaan Efek tersebut yang mengelola portfolio Anda.
Jika Anda telah memilih satu perusahaan Efek, maka beberapa hal ini perlu diperhatikan :
  • Membuka Rekening. Pada umumnya suatu Perusahaan Efek akan meminta Anda sebagai calon nasabah untuk menandatangani new account agreement. Untuk itu, Anda harus mempelajari informasi yang terdapat dalam dokumen ini karena di dalamnya tercantum hak dan kewajiban Anda selaku pemegang rekening tersebut. Jelaskan dengan jujur mengenai tujuan investasi Anda dan keadaan keuangan pribadi Anda, termasuk pendapatan, total kekayaan dan pengalaman investasi Anda; berdasarkan informasi ini sales representative akan memberikan rekomendasi investasi.

  • Memutuskan siapa yang akan mengendalikan account Anda tersebut. Apakah Anda sendiri yang mengambil keputusan investasi atau Anda menyerahkan keputusan tersebut pada Perusahaan Efek Anda (Dicretionary Authority). Pada discretionary authority, perusahaan efek akan mengambil keputusan investasi berdasarkan pertimbangannya tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan Anda tentang harga, jenis saham, jumlah dan waktu jual atau beli.

Wednesday, 18 December 2013

Istilah Dalam Saham Dan Kamus Pasar Modal

Agio Saham‭
Agio saham adalah selisih lebih setoran pemegang saham diatas nilai nominalnya dalam hal saham dikeluarkan dengan nilai nominal.
Anggota Bursa
Perusahaan-perusahaan sekuritas yang telah memperoleh ijin Bapepam dan berhak menggunakan sistem yang ada di bursa.
Akuisisi
Pengambilalihan perusahaan oleh perusahaan lain melalui pembelian saham perusahaan tersebut.
Annual Report
Laporan keuangan tahunan yang telah mendapat persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
Ask Price
Harga penawaran atas order jual.‭ ‬Sistem JATS akan memprioritaskan harga dengan penawaran jual terendah.‭ ‬Sering pula disebut‭ ‬Offer Price.
Bid Price
Harga penawaran atas order beli.‭ ‬Sistem JATS akan memprioritaskan harga dengan penawaran beli tertinggi.
Atas Nama
Dituliskannya nama dari pemilik efek tertentu pada sertifikat efek tersebut sebagai suatu tanda kepemilikan efek.
Atas Unjuk
Tidak ditunjukannya nama dari pemilik efek,‭ ‬dengan demikian siapa saja yang membawa efek tersebut dapat mengaku dan sah menjadi pemilik efek tersebut‭ (‬seperti uang‭)‬.
Balance Sheet
Laporan keuangan perusahaan yang menunjukan keadaan aset, utang dan modal per tanggal tertentu.
Bearish
Kondisi bursa ketika harga saham, obligasi dan komoditas yang diperdagangkan turun dalam jangka waktu yang cukup lama.
Bid
Penawaran yang diajukan oleh calon pembeli saham. Harga penawarannya disebut bid price.
Block Trading
Perdagangan dalam jumlah besar atau minimal 200.000 lembar saham.
Blue Chip
Saham-saham unggulan, saham-saham dari perusahaan yang mempunyai reputasi baik dan mudah diperjualbelikan di bursa saham karena banyak peminatnya.
Bond
Kata lain dari obligasi. Surat bukti utang jangka panjang dari emiten, umumnya diatas 3 tahun. Setiap periode tertentu pemilik surat ini dapat menukarkan kupon-kupon yang terlampir untuk mendapatkan bunga dari emiten, sampai akhirnya jatuh tempo ketika perusahaan harus melunasi utangnnya. Bond dapat diperjualbelikan di bursa efek.
Book Value
Nilai perusahaan dihitung dari total aset dikurangi harta tidak terwujud, dikurangi utang dan nilai nominal dari saham preferen.
Broker
Kata lain dari pialang. Individu atau perusahaan yang bertindak sebagai perantara jual dan beli atas efek-efek yang diterbitkan oleh perusahaan (emiten)
Bullish
Kebalikan dari bearish. Kondisi bursa ketika harga saham, obligasi dan komoditas yang diperdagangkan naik dalam jangka waktu yang cukup lama.
Bursa Saham (Efek)
Pihak yang menyelenggarakan atau menyediakan sistem untuk mempertemukan penawaran jual dan beli saham.
Buyback
Pembelian kembali saham atau obligasi yang beredar oleh emiten dengan beragam alasan dan tujuan.
Capital Gain
Keuntungan yang diperoleh karena perbedaan antara harga beli dan harga jual suatu efek.‭ ‬Apabila perbedaan tersebut bersifat negative‭ (‬rugi‭) ‬disebut‭ ‬capital loss.
Capital Market
Perdagangan surat-surat berharga, termasuk saham dan obligasi.
Cash Flow
Pencatatan perubahan modal kerja sehubungan dengan kegiatan usaha perusahaan yang dilaporkan. Catatan memperlihatkan perincian sumber uang kas dan penggunaannya.
Closing Price
Harga penutupan suatu efek atau surat berharga di bursa.
Company Listing
Pendaftaran saham perusahaan ke bursa efek agar dapat diperjualbelikan.
Corporate Action
Suatu tindakan‭ ‬/‭ ‬keputusan perusahaan publik yang akan berpengaruh terhadap kepentingan pemegang saham,‭ ‬seperti pembagian dividen,‭ ‬pemberian saham bonus,‭ ‬stock split,‭ penawaran umum terbatas,‭ ‬dll.
Crossing
Transaksi jual beli yang dilakukan hanya oleh anggota bursa yang sama.
Custody
Kata lain dari custodian. Lembaga atau pihak yang menyimpan surat-surat berharga yang diperdagangkan seperti saham. Salah satu tujuannya adalah agar mempermudah penyelesaian transaksi di kemudian hari.
Cut Loss
Upaya untuk menghindari kerugian yang lebih besar dengan menjual saham pada posisi merugi.
Delisting‭ (‬penghapusan pencatatan‭)
Penghapusan efek dari daftar efek yang tercatat di Bursa sehingga efek tersebut tidak dapat diperdagangkan di Bursa.‭ ‬Saham-saham yang telah di‭ ‬delist‭ ‬tetap dapat diperdagangkan di luar bursa,‭ ‬dan status emiten tersebut tetap sebagai perusahaan publik.
Dilusi
Penurunan persentase pemilikan dari pemegang saham suatu perusahaan sebagai akibat dari bertambahnya jumlah saham yang beredar.
Disclaimer
Pernyataan penolakan bertanggung jawab atas resiko investasi yang mungkin muncul akibat penggunaan informasi yang terdapat pada suatu laporan riset, surat pernyataan atau sejenisnya.
Diversifikasi
Cara berinvestasi dengan menanamkan uang pada beragam instrument investasi untuk mengurangi resiko.
Divestasi
Kebalikan dari investasi. Penjualan kembali saham perusahaan.
Dividen
Bagian keuntungan perusahaan yang diberikan kepada pemegang saham.‭ ‬Dividen dapat berupa dividen tunai atau dividen saham.‭
Dividen Kas
Bagian laba yang dibagikan kepada pemegang saham dalam bentuk uang.
Dividen Saham
Bagian laba yang dibagikan kepada pemegang saham dalam bentuk saham.
Dual Listing
Pencatatan saham di lebih dari satu bursa sehingga likuiditas surat berharga tersebut lebih terjaga.
Earning Per Share (EPS)
Laba bersih per saham suatu perusahaan. Cara menghitungnya, laba bersih perusahaan dibagi dengan jumlah seluruh saham yang beredar.
Efek
Surat berharga,‭ ‬yaitu surat pengakuan utang,‭ ‬surat berharga komersial saham,‭ ‬obligasi,‭ ‬tanda bukti utang,‭ ‬unit penyertaan kolektif kontrak berjangka atas efek dan setiap derivatif dari efek.
Emiten
Pihak atau perusahaan yang menawarkan efeknya kepada masyarakat investor melalui penawaran umum.
Face Value
Nilai nominal, nilai yang tercantum pada sekuritas seperti wesel, obligasi dan instrumen sejenisnya.
Financial Statement (Laporan Keuangan)
Laporan keuangan yang diterbitkan secara periodik, disusun berdasarkan prinsip-prinsip akuntansi yang diterima secara umum dan menyajikan kondisi keuangan perusahaan seperti laporan neraca, laporan laba rugi dan laporan perubahan ekuitas pemilik. Output yang dihasilkan dari suatu proses audit terhadap laporan keuangan emiten adalah berupa pendapat atau opini akuntan publik terhadap laporan keuangan tersebut
Go Public
Kegiatan suatu perusahaan ketika pertama kali menawarkan saham kepada masyarakat pemodal.‭ ‬Disebut pula IPO‭ (‬Initial Public Offering‭)‬.
Harga Nominal (Nilai Pari / Par Value)
Nilai yang ditetapkan emiten untuk menilai setiap saham yang mereka terbitkan.
Harga Pasar (Market Value)
Harga terakhir yang dilaporkan saat saham terjual di bursa.
Harga Pembukaan‭ (‬Open‭)
Harga yang terjadi pertama kali pada saat jam Bursa dibuka.
Harga Penutupan‭ (‬Close‭)
Harga yang terjadi terakhir pada saat akhir jam Bursa.
Harga Perdana
Harga pada waktu pertama kali suatu efek dikeluarkan‭ ‬/‭ ‬ditawarkan kepada masyarakat.
Harga Tertinggi‭ ‬/‭ ‬Terendah
Harga saham yang paling tinggi atau paling rendah terjadi pada satu hari Bursa.
Hedging (Lindung Nilai)
Lindung nilai dengan cara melakukan transaksi di pasar berjangka dengan posisi berlawanan dari pasar spot.
Holding Company
Kata lain dari perusahaan induk. Perusahaan yang memiliki saham dengan hak suara yang cukup di dalam perusahaan lain untuk mempengaruhi dewan direksi sehingga dapat mengendalikan kebijaksanaan dan manajemen perusahaan tersebut.
Index‭ (‬Indeks Harga Saham‭)
Index harga saham merupakan indikator utama yang menggambarkan pergerakan harga saham.‭ ‬Di Bursa Efek Indonesia terdapat‭ ‬7‭ ‬jenis index,‭ ‬yaitu‭ (‬1‭) ‬Index Harga Saham Individual,‭ (‬2‭)‬,‭ ‬Index Harga Saham Sektoral,‭ (‬3‭) ‬Index Harga Saham Gabungan,‭ (‬4‭) ‬Index LQ45,‭ (‬5‭) ‬Index JII,‭ (‬6‭) ‬Index MBX dan‭ (‬7‭) ‬Index DBX.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)
Indikator gabungan dari pergerakan harga seluruh saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia, baik saham biasa maupun saham preferen. Hari dasar perhitungan IHSG adalah tanggal 10 Agustus 1982 dengan nilai 100.
Insider Trading
Transaksi saham berdasarkan bocoran informasi rahasia dari orang dalam, pihak-pihak yang terkait dengan emiten, konsultan perusahaan atau regulator (insider information). Transaksi seperti ini umumnya melibatkan orang-orang yang menurut aturan tidak boleh melakukan transaksi, seperti direktur perusahaan yang memperdagangkan saham perusahaan sendiri.
Investasi
Kegiatan menanam dana atau modal dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan dimasa mendatang.
Initial Public Offering (IPO)
Penawaran saham perdana pada saat perusahan mulai go public.
JATS
Singkatan dari‭ ‬Jakarta Automated Trading System‭ ‬yang merupakan sistem perdagangan Efek yang berlaku di Bursa Efek Indonesia untuk perdagangan yang dilakukan secara otomatis dengan menggunakan sarana komputer.‭
Kapitalisasi Pasar
Harga saham perusahaan dikalikan dengan jumlah saham yang beredar.
Kliring
Proses penentuan hak dan kewajiban Anggota Kliring yang timbul atas transaksi bursa yang dilakukan di Bursa Efek.‭ ‬Tujuan dari proses kliring adalah agar masing-masing Anggota Kliring mengetahui hak dan kewajibannya baik berupa Efek maupun uang untuk diselesaikan pada tanggal penyelesaian.
Lembaga Kliring dan Penjaminan‭ (‬LKP‭)
Lembaga Kliring dan Penjaminan‭ merupakan lembaga yang menyelenggarakan jasa kliring dan penjaminan penyelesaian transaksi bursa.‭ ‬Saat ini lembaga ini diselenggarakan oleh PT.‭ ‬Kliring dan Penjaminan Efek Indonesia atau disingkat KPEI.
Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian‭ (‬LPP‭)
Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian‭ adalah lembaga yang menyelenggarakan kegiatan kustodian sentral‭ (‬tempat penyimpanan terpusat‭) ‬bagi Bank Kustodian,‭ ‬Perusahaan Efek dan pihak lain.‭ ‬Saat ini lembaga ini diselenggarakan oleh PT.‭ ‬Kustodian Sentral Efek Indonesia atau disingkat KSEI.
Likuiditas
Karakteristik suatu saham yang jumlahnya cukup banyak didalam peredaran sehingga memungkinkan relative mudah untuk ditransaksikan.
Lot
Satuan terkecil perdagangan saham di bursa (500 saham)
LQ-45
Indeks di Bursa Efek Indonesia yang terbentuk dari 45 saham dengan likuiditas dan kapitalisasi pasar tertinggi dan diseleksi melalui beberapa kriteria pemilihan. LQ-45 dievaluasi setiap enam bulan sekali.
Manajer Investasi
Pihak yang mendapat izin dari Bapepam untuk mengadakan kegiatan usaha mengelola Portfolio Efek bagi para nasabah atau mengelola Portfolio Investasi kolektif untuk sekelompok nasabah.
Manipulasi Pasar
Upaya mempengaruhi investor lain dalam mengambil keputusan investasi melalui informasi yang tidak benar.
Margin Trading
Perdagangan saham dengan sebagian modal pinjaman dari pialang dengan jaminan saham yang dibeli.
Market Capitalization
Nilai suatu perusahaan publik berdasarkan harga pasar dari saham dikalikan dengan jumlah saham yang beredar.
Merger
Penggabungan dua perusahaan atau lebih menjadi satu.
Odd Lot‭
Satuan jumlah saham yang jumlahnya lebih kecil dari satuan perdagangan saham di Bursa Efek,‭ ‬sehingga jumlah tersebut tidak dapat diperdagangkan di pasar regular.‭ ‬Satuan perdagangan di BEI adalah‭ ‬500‭ ‬saham.
Offer
Penawaran jual suatu saham di bursa oleh calon penjual. Harga penawarannya disebut offer price.
Open Price
Harga pada saat bursa pertama kali dibuka setiap hari.
Option (Opsi)
Hak untuk membeli atau menjual suatu saham pada harga yang telah diperjanjikan sebelumnya.
Pasar Perdana‭ (‬Primary Market‭)
Penjualan efek pertama kali kepada publik atau Penawaran Saham Perdana‭ (‬Initial Public Offering‭)‬.‭ Pasar perdana adalah pasar dimana emiten atau perusahaan menjual saham atau surat berharga lain kepada publik atau masyarakat untuk pertama kalinya. Membeli saham perdana berarti Anda membeli saham pada saat masa penawaran umum perdana ini alias Initial Public Offering (IPO).
Pasar Sekunder‭ (‬Secondary Market‭)
Pasar sekunder adalah suatu istilah yang menunjukan perdagangan efek setelah diterbitkan dan dijual untuk pertama kali‭ (‬emisi baru‭)‬.‭ ‬Jadi setelah pasar perdana atau perdagangan di Bursa Efek.
Penasehat Investasi
Seseorang atau perusahaan yang mendapat izin resmi dari Bapepam untuk bertindak sebagai pemberi nasehat kepada pemodal awam yang ingin menanamkan modalnya dengan harapan memperoleh penghasilan yang memadai.
Perantara Pedagang Efek
Perusahaan yang bertindak sebagai perantara bagi pemodal yang ingin membeli atau menjual saham di pasar modal‭ ‬/‭ ‬bursa.‭ ‬Perusahaan yang sama dapat juga membeli atau menjual efek atas namanya sendiri,‭ ‬bila ia bertindak bukan lagi sebagai perantara tetapi sebagai pedagang.‭ ‬PPE bekerja berdasarkan amanat investor baik untuk beli maupun jual,‭ ‬dan mendapat komisi dari aktivitasnya berdasarkan negosiasi dengan investor.‭ ‬Sering pula disebut broker atau pialang.
Perusahaan Efek‭
Perusahaan efek adalah perusahaan yang melakukan kegiatan usaha sebagai penjamin Emisi Efek,‭ ‬Perantara Pedagang Efek,‭ ‬Manajer Investasi.
Perusahaan Publik
Perusahaan yang sahamnya telah dimiliki sekurang-kurangnya oleh‭ ‬300‭ (‬tiga ratus‭) ‬pemegang saham dan memiliki modal disetor sekurang-kurangnya Rp.‭ ‬3.000.000.000‭ (‬tiga miliar rupiah‭) ‬atau suatu jumlah pemegang saham dan modal disetor yang ditetapkan dengan Peraturan Pemerintah.
Perusahaan Tercatat‭ (‬listed company‭)
Perusahaan yang saham-sahamnya tercatat atau terdaftar dan dapat diperdagangkan pada suatu Bursa Efek.‭ ‬Masing-masing Bursa Efek mempunyai persyaratan tersendiri bagi suatu perusahaan yang akan tercatat di Bursa tersebut.
Pialang
Pihak yang melaksanakan pembelian dan atau penjualan saham atas perintah investor. Dari aktivitasnya tersebut, pialang mendapatkan komisi (fee).
Portfolio
Jika Anda melakukan diversifikasi investasi pada lebih dari sebuah saham atau dengan kombinasi obligasi, valas, properti atau aktiva lainnya dengan tujuan mengurangi resiko, maka Anda telah menciptakan portfolio.
Price‭ & ‬Time Priority
Prioritas dalam melakukan transaksi jual beli saham di Bursa Efek‭ (‬di Pasar Reguler‭)‬,‭ ‬dimana pihak yang menawarkan harga paling tinggi untuk membeli atau paling rendah untuk menjual akan mendapatkan prioritas dalam suatu transaksi,‭ ‬sementara penawaran pada harga yang sama baik untuk beli maupun untuk jual,‭ ‬prioritas diberikan kepada siapa yang lebih dahulu memasukan penawaran tersebut.
Prospektus
Setiap informasi tertulis sehubungan dengan penawaran umum dengan tujuan agar pihak lain membeli efek.
Quote
Kependekan dari kata quotation, menunjukan harga saat ini (real time price) untuk saham yang ditawarkan.
Remote Trading
Sistem perdagangan di BEI‭ ‬dimana order dilakukan tidak lagi di lantai bursa,‭ ‬namun dapat dilakukan langsung melalui kantor Perusahaan Efek.
Return
Hasil yang diperoleh dari penanaman modal tertentu dalam suatu perusahaan pada periode tertentu
Right Issue‭ ‬(Penawaran Umum Terbatas‭)
Salah satu bentuk peningkatan modal disetor suatu perseroan.‭ ‬Dalam‭ ‬right issue / penawaran umum terbatas,‭ ‬perseroan menawarkan hak‭ (‬right‭) ‬kepada pemegang saham yang ada untuk mendapatkan saham baru yang tentu saja berarti menyetor modal dengan rasio tertentu.‭ ‬Jika pemegang saham tersebut tidak mengambil haknya,‭ ‬maka‭ ‬ia dapat menjual haknya tersebut kepada investor lain.‭ ‬Dengan demikian di pasar modal juga dikenal perdagangan‭ ‬right.‭ ‬Jadi‭ ‬right‭ ‬adalah hak yang diberikan kepada pemegang saham lama untuk terlebih dahulu membeli saham yang baru dikeluarkan dengan tujuan agar para pemegang saham lama diberi kesempatan untuk mempertahankan pesentase kepemilikannya dalam suatu perusahaan.
Saham‭ (‬Stock‭)
Bukti penyertaan modal di suatu perusahaan,‭ ‬atau merupakan bukti kepemilikan atas suatu perusahaan.

Saham Bonus
Saham yang dibagikan secara cuma-cuma kepada pemegang saham bedasarkan jumlah saham yang dimiliki.
Saham Gorengan
Saham perusahaan-perusahaan yang umumnya diperdagangkan bukan berdasarkan fundamentalnya, tapi berdasarkan rumor atau isu.
Saham Tidur
Saham yang tidak aktif diperdagangkan.
Saldo Laba
Akumulasi hasil usaha periodik setelah memperhitungkan pembagian dividend an koreksi laba rugi periode lalu.
Scripless Trading
Sistem perdagangan tanpa warkat dan penyelesaian transaksi dilakukan dengan pemindahbukuan‭ (‬book entry settlement‭)
Securities Company (Perusahaan Efek / Sekuritas)
Perusahaan yang telah memiliki ijin usaha untuk menjalankan satu atau beberapa kegiatan sebagai penjamin emisi, pialang, manajer investasi atau penasihat investasi.
Short Selling
Menjual saham meskipun belum memilikinya. Biasanya strategi ini dilakukan ketika investor yakin harga saham akan turun pada hari yang sama, sehingga dia dapat membeli ketika harga saham tersebut lebih rendah daripada saat dia menjualnya.
Stock Split
Pemecahan setiap satuan unit saham menjadi lebih dari satu sehingga akan menambah jumlah saham yang beredar.
Suspensi
Penghentian sementara perdagangan suatu saham di Bursa Efek.‭ ‬Penghentian ini dapat disebabkan karena permintaan Emiten sendiri atau merupakan keputusan Bursa dalam rangka‭ ‬memberikan perlindungan kepada investor atau dapat pula karena pengenaan sanksi oleh Bursa Efek kepada suatu Emiten.
T+3
Istilah dalam penyelesaian transaksi yang artinya setelah transaksi‭ (‬T‭) ‬hak dan kewajiban diselesaikan dalam waktu‭ ‬3‭ ‬hari bursa.
Trading Floor
Tempat transaksi saham atau efek berlangsung.
Transaksi Bursa
Transaksi yang dilakukan oleh Anggota Bursa Efek yang tertuang dalam bentuk kontrak kesepakatan dengan Bursa Efek.‭ ‬Kotrak tersebut mencakup‭ ‬:
a. Jual beli Efek‎ (‏saham maupun instrument lainnya‭)‬.
b. Pinjam meminjam Efek.
c. Kesepakatan lain mengenai Efek‎ ‏/‎ ‏harga Efek.
Transaksi di Luar Bursa
Transaksi Efek yang dilakukan di luar bursa dan tidak diatur oleh bursa.‭ ‬Transaksi ini antara lain dilakukan‭ ‬:
a. Anatara Perusahaan Efek.
b. Perusahaan Efek dengan pihak lain yang tidak diatur oleh Bursa Efek.
c. Antara pihak yang bukan Perusahaan Efek‎ (‏individu‭ ‬/‭ ‬lembaga pemegang saham tersendiri‭)
Undersubscribed
Jumlah permintaan terhadap saham perdana kurang dari jumlah saham yang akan diterbitkan. Kebalikannya adalah oversubscribed.
Underwriter
Perusahaan sekuritas yang bertindak melaksanakan penjaminan terhadap penjualan saham saat IPO.
Undervalued
Saham atau surat berharga diperdagangkan dengan dengan harga dibawah nilai asetnya.
Waran
Efek yang diterbitkan oleh suatu perusahaan yang memberi hak kepada pemegang efek untuk memesan‭ ‬/‭ ‬membeli saham perusahaan tersebut pada harga tertentu setelah‭ ‬6‭ ‬bulan atau lebih.‭ ‬Dalam praktek,‭ ‬terkadang penerbitan waran dilakukan bersamaan dengan penerbitan saham dimana waran tersebut sebagai insentif atau pemanis‭ (‬sweetener‭)‬.‭ ‬Selain diterbitkan bersama saham,‭ ‬waran juga bisa diterbitkan bersama obligasi.
Window Dressing
Upaya manajer investasi mempercantik kinerja dengan mengangkat harga saham-saham yang ada di portfolionya. Aksi ini dilakukan di akhir kuartal, akhir semester atau akhir tahun.
Kebalikan dari investasi. Penjualan kembali saham perusahaan.

Thursday, 12 December 2013

Mendalami Seluk Beluk Analisis Teknikal Saham

Membahas soal analisa harga saham, sebenarnya analisis fundamental bukan satu-satunya alat analisis yang digunakan para investor dan analis. Banyak orang yang menganut metode lain yang disebut analisis teknikal saham. Bagi mereka, jika dibandingkan dengan analisis fundamental, analisis teknikal dianggap lebih jitu untuk melahirkan rekomendasi investasi. Sebagian orang berpendapat bahwa analisis teknikal lebih sebagai seni ketimbang ilmu pengetahuan. Pada prinsipnya analisis teknikal merupakan metode analisis instrumen investasi yang menggunakan data-data historis mengenai perubahan harga saham maupun instrumen lainnya, volume dan beberapa indikator pasar yang lain untuk melahirkan rekomendasi keputusan investasi. Analisis ini bisa diterapkan pada bursa saham, pasar valuta asing, bursa komoditas atau pasar apapun yang pergerakan harga dagangannya dipegaruhi oleh permintaan dan penawaran.
Perbedaan analisis fundamental dan teknikal
Jika analisis fundamental lebih banyak menggunakan indikator-indikator perusahaan untuk melakukan analisa harga saham sebuah perusahaan, sebaliknya analisis teknikal saham maupun instrumen lainnya lebih banyak menggunakan data-data pasar. Berhubung data-data pasar lazim tersaji dalam bentuk grafik (charts), maka para analis teknikal lebih sering menggeluti grafik-grafik semacam itu daripada laporan keuangan emiten. Itu sebabnya para penganut aliran ini sering mendapat julukan sebagai chartist.
Dengan menggunakan data-data mengenai harga, pasokan serta permintaan di masa lalu, analisis teknikal saham bertujuan memprediksi bagaimana permintaan dan pasokan dimasa mendatang, serta menganalisa harga saham yang mungkin akan terbentuk karenanya. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasikan suatu tren atau pola yang berulang dari pergerakan harga saham dan kemudian dieksploitasi untuk mendapatkan kentungan. Para analis teknikal juga percaya bahwa proses perubahan harga saham yang disebabkan oleh adanya suatu informasi yang baru di pasar akan cenderung mengikuti suatu tren tertentu. Dengan menyimpulkan hal-hal tersebut, analisis teknikal dipakai untuk mendasari keputusan kapan harus mengambil untung (profit taking), mengurangi kerugian (cut loss), mulai melakukan akumulasi saham atau mulai menahan posisi (wait & see).
Analisis fundamental dan analisis teknikal, mana yang lebih baik? Tingkat kesalahan analisis teknikal relatif lebih tinggi daripada analisis fundamental. Tapi, jika kita disiplin dan menggunakan tool yang tepat, analisis teknikal saham bisa sama-sama kuat dengan analisa fundamental saham. Pada prinsipnya adalah buy low sell high, beli murah jual mahal.
Analisa harga saham dan volume perdagangan adalah sarana utama dari analisis teknikal saham dan grafik adalah sarana untuk menampilkan data tersebut. Data volume perdagangan akan digunakan untuk memberikan gambaran umum mengenai kondisi pasar dan akan membantu untuk memperkirakan tren harga selanjutnya. Perubahan harga saham baik kenaikan atau penurunan biasanya akan berkorelasi dengan kenaikan atau penurunan volume perdagangan. Penurunan harga dari satu pola tertentu yang diikuti oleh volume penjualan yang sangat tinggi, umumnya akan diterjemahkan bahwa pasar ( saham) akan mengalami bearish (harganya menurun).
Analisis teknikal saham lebih banyak menggunakan data-data pasar. Oleh karena itu, para analis teknikal lebih suka memperhatikan pergerakan harga saham di bursa dibanding mengamati laporan keuangan atau membaca berita-berita koran yang berkaitan dengan emiten yang sedang diamati. Tugas mereka memang mengamati perubahan harga saham tersebut untuk mempelajari pola berpikir atau perilaku pihak-pihak lain yang terlibat di bursa. Dari analisa harga saham tersebutlah mereka lalu memprediksikan arah pergerakan harga saham tersebut melalui data-data yang tersaji dalam bentuk grafilk (charts).
Mengidentifikasikan suatu tren atau pola pergerakan harga saham yang berulang adalah tujuan utama dari pada analis teknikal, tentunya dengan harapan agar dapat menemukan sinyal untuk beli (buy), tahan (tahan) atau jual (sell). Dalam melakukan analisis teknikal saham hanya ada beberapa data utama yang diperlukan, yaitu perubahan harga saham (atau instrumen lainnya) dan nilai transakasi. Para analis teknikal (chartist) memilah harga menjadi empat jenis : harga pembukaan, harga tertinggi, harga terendah dan harga penutupan.
Kita semua memahami, bahwa harga saham dapat naik dan turun secara cepat atau pun secara berangsur-angsur sehingga pada grafik akan terlihat membentuk beberapa puncak, lembah atau bisa juga mendatar (harga bergerak dalam kisaran sempit). Dalam upaya menganalisa harga saham dan mengidentifikasikan suatu tren perubahan harga saham, para chartist berpedoman pada dua asumsi penting. Pertama, harga bergerak pada tren tertentu dan kedua, tren ini akan terus berlangsung hingga terdapat suatu kejadian yang membuat tren akan berubah.
Untuk memberikan gambaran mengenai cara bekerja para analis teknikal, berikut ini ada beberapa metode analisis teknikal saham yang paling umum digunakan dan mudah dipahami.
  • Moving Average (MA)
    Moving average (MA) atau rata-rata bergerak adalah salah satu dari sekian banyak metode analisa harga saham yang sering digunakan dalam analisis teknikal saham. Moving average (MA) adalah rata-rata harga saham selama periode waktu yang telah lalu dan kemudian diplot ke dalam grafik beserta harga saham aktual di pasar saat itu. MA yang berasal dari rata-rata harga saham selama lima hari perdagangan, contohnya, ditulis sebagai MA-5. MA yang berasl dari rata-rata harga selama 15 hari ditulis sebagai MA-15. Jadi moving average menyatakan rata-rata harga saham tersebut akan dihitung lagi seiring dengan berjalannya waktu. Data harga yang digunakan biasanya adalah harga penutupan (closing price).
    Harga Saham Moving Average (MA) Graphic
    Buatlah sebuah grafik bersumbu X (horizontal) dan Y (vertical). Sumbu X melambangkan hari (tanggal) da sumbu Y melambangkan harga. Kemudian hitunglah rata-rata harga saham selama 10 hari kebelakang, termasuk hari ini (MA-10). Hubungkanlah titik-titik dari harga rata-rata tersebut dalam garis MA. Bersamaan dengan itu, sambungkan pula titik-titik harga penutupan saham (harga aktual) setiap harinya pada grafik yang sama sampai jangka waktu yang Anda kehendaki. Lama-lama akan terbentuk 2 buah kurva yaitu kurva MA dan kurva aktual. Cara menganalisanya adalah jika kurva aktual menembus kurva MA dari bawah ke atas dengan volume perdagangan yang cukup tinggi, hal tersebut memberi sinyal saat yang tepat untuk membeli saham. Sebaliknya jika kurva aktual menembus kurva MA dengan volume perdagangan tingg dari atas ke bawah, hal tersebut memberi sinyal untuk jual. Pergerakan harga saham berupa kenaikan harga diikuti dengan volume perdagangan yang tinggi ditafsirkan sebagai sinyal pasar akan membaik (bullish). Sedangkan perubahan harga berupa penurunan harga yang diikuti volume perdagangan yang tinggi ditafsirkan sebagai sinyal pasar akan memburuk (bearish).
  • Double Top dan Double Bottom
    Harga Saham Double Top GraphicHarga Saham Double Bottom Graphic
    Metode analisa teknikal saham berikutnya adalah metode double top dan double bottom. Double Top, pola ini terbentuk ketika ada perubahan harga saham berupa kenaikan sampai pada level tertentu, lalu turun dan kemudian naik lagi (dengan volume perdagangan lebih kecil) menyamai level harga tertinggi sebelumnya dan kemudian menurun lagi. Jika kejadian tersebut berulang sekali lagi, maka akan terbentuk kurva yang memiliki dua puncak kembar (seperti huruf M). Pola dari analisa harga saham ini menunjukan bahwa pasar telah dua kali gagal mencoba menembus batas harga atas (tertinggi) tersebut. Jika harga kemudian menurun sampai menembus tingkat harga terendah sebelumnya (sebelum puncak yang kedua), itu mengindikasikan tren pergerakan harga saham akan terus menurun. Pola double top ini memberikan sinyal untuk segera melakukan aksi jual. Kebalikan dari pola Double Top yaitu pola double bottom (seperti huruf W). Dengan logika yang sama, pola ini memberikan sinyal untuk melakukan aksi beli karena diperkirakan harga akan terus meningkat.
  • Triangle
    Metode analisa teknikal saham triangle (pola kurva segitiga) dibagi menjadi dua, yaitu Ascending Triangle (segitiga menaik) dan Descending Triangle (segitiga menurun). Descending Triangle terbentuk jika ada beberapa lembah yang sama rendah dengan beberapa puncak yang semakin menurun. Dengan kata lain, terjadi perubahan harga saham antara garis batas bawah yang horizontal dengan garis batas yang mempunyai kemiringan menurun. Jika harga menembus garis batas bawah disertai dengan peningkatan volume perdagangan, ini memberi sinyal untuk melakukan aksi jual karena analisa harga saham tersebut diperkirakan harga akan terus menurun.
    Harga Saham Ascending Triangle GraphicHarga Saham Descending Triangle Graphic
    Sementara Ascending Triangle terbentuk jika pergerakan harga saham mengikuti pola yang berkebalikan dengan Descending Triangle. Pola ini memberikan sinyal untuk melakukan aksi beli saham karena diperkirakan harga akan terus menaik.
  • Head & Shoulder
    Analisis teknikal saham Head & Shoulder memberikan sinyal untuk jual karena diperkirakan harga akan terus menurun. Garis leher (neckline) digambarkan dengan menarik garis lurus dari bagian paling bawah kedua bahu untuk mendapatkan suatu sinyal kapan aksi jual dilakukan. Jika dari analisa harga saham, pergerakan harga saham (bahu kanan) menembus garis leher dari atas ke bawah (piercing the neckline), inilah sinyal untuk segera menjual saham untuk mengurangi kerugian (cut loss).
    Harga Saham Head & Shoulder Graphic
    Head & shoulder dapat terjadi secara terbalik (Inverse Head & Shoulder), dua bahu dan kepala mengarah kebawah. Garis leher terbentuk dengan menarik garis lurus diatas kedua bahu. Jika pola itu terbentuk dan kurva harga dibahu kedua (bahu kanan) menembus garis leher dari bawah keatas, maka itu adalah sinyal untuk beli karena ada kecenderungan perubahan harga saham di mana harga bakal terus naik. Bentuk dan ukuran Head & Shoulder maupun Inverse Head & Shoulder ini dapat bervariasi, kurva ini bisa dalam jangka waktu yang pendek dan panjang, bisa mendatar atau memiliki kemiringan tertentu.
  • Support Level & Resistance Level
    Pada analisa teknikal saham support level and resistance level ini, harga dikatakan berada pada support level (SL) jika harga tersebut berada pada level terendah dan pada level tersebut pergerakan harga saham berupa penurunan sangat sukar terjadi. Umumnya SL terbentuk setelah suatu saham mengalami kenaikan harga yang besar dan kemudian mengalami penurunan karena adanya aksi ambil untung (profit taking) dari para investor. Sementara, harga saham dikatakan berada pada resistance level (RL) jika harga berada pada level tertinggi dan pada level tersebut harga sangat sukar untuk naik. Sebuah RL cenderung akan terbentuk setelah suatu saham mengalami penurunan yang cukup signifikan dari harga sebelumnya. SL dan RL dapat diterjadi saat harga sedang dalam tren naik (uptrend), mendatar (sideway) atau turun (downtrend).
    Harga Saham Support Level & Resistance Level
    Untuk mendapatkan keuntungan Anda dapat menggunakan prinsip beli murah, jual mahal (buy low sell high). Jadi, dengan analisa harga saham yang tepat, Anda harus membeli saham pada saat harga berada pada SL dan menjual saham pada saat harga diperkirakan berada pada RL. Tentu saja keuntungan yang diperoleh tidaklah bertahan lama. Makin banyak orang mengetahui adanya SL dan RL pada suatu saham dan memanfaatkannya, pola ini akan hancur dengan sendirinya. Kunci dalam menggunakan metode analisa teknikal saham ini adalah kecepatan memperoleh informasi. Orang yang pertama tahu adanya SL dan RL inilah yang punya potensi cukup besar untuk memetik keuntungan, sementara yang belakangan hanya kebagian sisanya saja, atau malah rugi karena sebenarnya RL dan SL-nya sudah berubah lagi. Para ahli meyakini bahwa jika SL ditembus, maka biasanya SL tersebut akan menjadi RL yang baru. Begitu pula jika RL yang ditembus maka RL tersebut menjadi SL yang baru. Semakin besar volume perdagangan yang terjadi akan semakin memperkuat posisi SL dan RL yang terjadi.
Demikianlah beberapa contoh metode analisa teknikal saham yang sederhana, masih banyak lagi metode lain yang menganalisa perubahan harga saham yang lebih rumit dengan banyak parameter yang disertakan. Umumnya para analis menggunakan beberapa metode sekaligus agar hasil analisa harga saham dan keputusan investasi yang diambil lebih akurat. Ada banyak aplikasi komputer untuk menghitung rumus analisis teknikal saham yang semakin canggih, Anda hanya tinggal menginput database harga saham yang Anda kehendaki dan beberapa metode berbentuk grafik pergerakan harga saham siap dianalisa.

Wednesday, 11 December 2013

Analisa Fundamental Saham

Belajar investasi mencakup mempelajari bagaimana cara menganalisa instrumen investasi melalui informasi yang ada. Hal ini juga berlaku dalam berinvestasi saham. Informasi sangat penting bagi investor.‭ Investor yang ingin berinvestasi saham untuk jangka panjang wajib melakukan analisis fundamental dengan mencari tahu mengenai apa saja yang berkaitan dengan saham dan perusahaan yang menerbitkannya dan informasi lain yang sensitif terhadap saham sebagai bahan analisa fundamental saham.
 
Analisis fundamental adalah analisis berdasarkan faktor-faktor fundamental yang akan mempengaruhi nilai nominal saham suatu perusahaan dengan mencoba melihat kondisi perekonomian, industri, prospek saham dan tersebut. Dalam melakukan analisis fundamental ada dua metode yang digunakan untuk menyaring saham-saham yang layak mendapat perhatian yaitu:
1. Top-down (dari atas ke bawah), melihat faktor makro ekonomi terlebih dahulu untuk mengetahui industri atau sektor usaha yang bagus pada saat itu.
2. Bottom-up (dari bawah ke atas) yang merupakan kebalikan dari metode top-down. Dalam metode ini, investor sudah yakin memilih saham incaran (informasi yang dapat membuat harga saham naik).

Membaca tabel saham merupakan informasi dasar.‭ ‬Tetapi itu hanya sebagian kecil saja.‭ ‬Ada banyak informasi lain yang dapat dipakai oleh investor dan profesional investasi untuk menganalisa fundamental saham.‭ ‬Informasi yang terbuka atau bahkan yang tersembunyi diusahakan mencari tahu secepatnya.

Angka berbicara

Empat unsur informasi finansial mencakup: nilai buku saham, pendapatan per saham, nilai buku ekuitas dan ratio pengeluaran merupakan indikator yang baik dari bentuk kedudukan sebuah perusahaan dan apakah sahamnya merupakan investasi yang baik.‭
  • Analisa fundamental saham bisa dilakukan dengan mempelajari nilai buku saham. Pengertian nilai buku adalah perbedaan antara asset perusahaan dan passive.‭ ‬Suatu nilai buku yang kecil atau rendah dari begitu banyak utang,‭ ‬misalnya,‭ ‬berarti‭ ‬bahwa profit perusahaan akan dibatasi walaupun ia melakukan begitu banyak bisnis.‭ ‬Kadan-kadang nilai buku saham yang rendah berarti aset yang ditaksir terlalu rendah‭; ‬para ahli menganggap perusahaan-perusahaan ini merupakan investasi yang baik.
  • Pendapatan per saham dihitung dengan membagi jumlah saham ke dalam keuntungan.‭ ‬Jika penghasilannya bertambah tiap tahun,‭ ‬berarti perusahaan semakin bertumbuh.
  • Nilai buku ekuitas. Perolehan dalam ekuitas adalah persentase yang diperoleh dengan membagi penghasilan perusahaan per saham dengan nilai bukunya.
  • Analisa fundamental saham yang lain mencakup ratio pengeluaran. Ratio pengeluaran adalah persentase penghasilan bersih perusahaan yang digunakan untuk membayar dividen.
  • Jumlah yang normal adalah‭ ‬25%‭ ‬dan‭ ‬50%‭ ‬dari penghasilan bersih.
  • Ratio yang lebih tinggi artinya perusahaan berjuang memenuhi kewajiban-kewajibannya.
Angka-angka tersebut dicatat secara teratur dalam media finansial dan juga tersedia dari broker. Analisa fundamental saham dimulai dengan mempelajari keempat unsur informasi finansial tersebut (nilai buku saham, pendapatan per saham, nilai buku ekuitas, ratio pengeluaran).

Transparansi Informasi

Perusahaan terus berhubungan dengan orang yang memiliki sahamnya.‭ ‬Perusahaan dituntut secara hukum untuk memberitahukan dari waktu ke waktu kepada pemegang saham mengenai bagaimana jalannya bisnis perusahaan tersebut.‭ ‬Informasi tersebut dapat sangat bernilai dengan terus membuka rekening dalam investasi Anda.
Informasi untuk analisa fundamental saham yang paling lengkap diberikan perusahaan tercakup dalam laporan tahunannya.‭ ‬Anda juga mendapat laporan kwartalan,‭ ‬dengan ringkasan kinerja perusahaan pada saat itu.‭ ‬Laporan tahunan seperti namanya yaitu suatu laporan operasi perusahaan selama setahun lalu.‭ ‬Sering sangat rumit didesain dan diilustrasikan.,‭ ‬biasanya dimulai dengan surat dari pimpinan perusahaan‭ ‬menyangkut masalah-masalah utama tahun lalu dann memberikan beberapa prediksi yang luas tentang tahun yang akan datang.‭
Suatu laporan tahunan sebagai bahan analisa fundamental saham yang yang tipikal mencakup‭ ‬:
  • Bagian yang memuat garis besar filosofi perusahaan atau beberapa pengertian bagaimana perusahaan menjalankan bisnisnya.
  • Laporan detail masing-masing segmen tentang operasi perusahaan.
  • Mereka dapat mengungkapkan kelemahan-kelemahan dalam struktur manajemen atau produk atau jasa yang diberikan perusahaan.
  • Informasi finansial,‭ ‬mencakup pernyataan profit dan kerugian selama setahun dan lembar neraca‭ ‬yang menunjukan aset perusahaan dan pasiva pada akhir tahun dibanding tahun sebelumnya. Informasi finansial merupakan salah satu bahan analisa fundamental saham yang penting.
  • Catatan kaki berkaitan dengan ringkasan keuangan dapat kadang-kadang mengungkapkan masalah-masalah seperti peraturan hukum yang menentang perusahaan atau peraturan-peraturan pemerintah yang mungkin mempengaruhi profitabilitas.
  • Pernyataan tertulis dari auditor juga bisa dijadikan sebagai acuan analisa fundamental saham. Pernyataan tertulis dari auditor dapat mententramkan pemegang saham karena akuntan publik‭ – ‬hanya yang terdaftar di Bapepam yang boleh mengaudit perusahaan publik‭ – ‬telah memeriksa laporan keuangan perusahaan dan menjamin bahwa itu‭ ‬fair‭ ‬dan akurat.
Pada dasarnya analisa fundamental saham mencakup:
  1. Analisa empat aspek finansial, yaitu: nilai buku saham, pendapatan per saham, nilai buku ekuitas dan ratio pengeluaran.
  2. Analisa laporan tahunan perusahaan termasuk di dalamnya: garis besar filosofi perusahaan, laporon detil operasi perusahaan, informasi finansial, catatan kaki dan pernyataan tertulis dari auditor.
Namun, agar dapat membuat analisa fundamental secara menyeluruh tidak cukup hanya melihat dari kedua hal tersebut saja, tetapi harus melihat hal-hal seperti kemampuan manajemen, operasional, transparansi, rencana, persaingan perusahaan (sejenis atau apple to apple), tingkat suku bunga, inflasi, pertumbuhan ekonomi serta kebijakan atau peraturan pemerintah.
Beberapa langkah yang harus Anda lakukan dalam melakukan analisis fundamental saham:
  • Amati dan pelajari kondisi makro ekonomi dan pasar. Disini Anda dapat melihat bidang usaha yang sedang baik dan prospeknya bagus.
  • Analisa laporan keuangan perusahaan tersebut untuk mengetahui kinerjanya.
  • Membandingkan dengan perusahaan pesaing yang sejenis.
  • Analisa harga saham tersebut apakah sudah murah.
  • Menilai efesiensi operasional perusahaan tersebut.
  • Memperhatikan kredibilitas manajemen dan pemegang saham mayoritas.
  • Mencari informasi dari sumber lain (berita, analisis media massa atau perusahaan sekuritas, hasil riset dan isu-isu) yang berhubungan dengan perusahaan tersebut.
Milikilah saham-saham perusahaan dengan memahami betul kinerjanya, bidang bisnisnya, siapa yang menjalankannya dan prospek bisnisnya kedepan.